Rapid Test Terhadap 70 ODP, Masyarakat Tak Usah Cemas

TINJAU LANGSUNG: Kadinkes Subang tinjau langsung Rapid tes terhadap warga berkategori ODP di halaman Kantor Kecamatan Kalijati, kemarin. INDRAWAN SETIADI/ PASUNDAN EKSPRES

KALIJATI-Masyarakat yang tergolong orang dalam pengawasan (ODP) di wilayah Kecamatan Kalijati dilakukan Rapid Tes, Rabu (8/4). Tidak hanya di Kalijati, beberapa kecamatan di seluruh Kabupaten Subang juga serentak mengadakan rapid tes.

Di Kalijati, dari semula hanya 31 orang yang masuk daftar peserta yang merupakan ODP, bertambah menjadi sekitar 70 orang, sisanya adalah warga yang mempunyai riwayat kontak dengan pasien positif Covid 19, di Kaliangsana, Kalijati.

Camat Kalijati Ahmad Hidayat SE, dalam kesempatan itu menyampaikan pesan pada masyarakat yang mengikuti rapid tes, bahwa hal tersebut merupakan upaya pencegahan saja, tidak lebih.

“Tidak usah khawatir, dan cemas, lakukan saja apa yang menjadi himbauan pemerintah, dan menjalankan pola hidup sehat, insyaallah kita terhindar dari paparan virus corona, adapun rapid tes ini sifatnya hanya sebagai upaya pencegahan, tidak usah khawatir,” jelasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, para kepala desa, dan Muspika Kalijati, Kadinkes Subang, dr.Nunung Suhaeri juga terpantau sempat meninjau berlangsung nya rapid tes di kecamatan Kalijati. Adapun hasilnya dari rapid test tersebut, akan diumumkan oleh Satga C19 Kabupaten, termasuk jika ada ditemukan yang positif akan segera ditangani olehn tim medis.

Sementara itu Kadinkes Kabupaten Subang dr.Nunung Sehaeri, yang dalam kesempatan itu hadir meninjau langsung rapid tes di Kecamatan Kalijati juga berpesan pada masayarakat. Dalam pesannya dia menyampaikan agar masyarakat cukup menuruti apa yang dihimbau oleh pemerintah, baik pemerintah tingkat desa, kecamatan, Polsek, atau Koramil. “Bapak/Ibu hanya tinggal turuti saja apa kata pemerintah, bantu kami untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” ungkap dr.Nunung.

Tentang peristiwa positifnya warga Kalijati, dia juga menyampaikan bahwa semua sidah tertangani sesuai prosedur medis yang berlaku, dan berharap masyarakat tidak usah cemas dan khawatir.(idr/sep)