Rembug Tani Tentukan Jadwal Tanam

REMBUG TANI: Petani di wilayah Kecamatan Pusakanagara melakukan rembug tani, guna menetapkan jadwal tanam dan pengolahan sawah. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

PUSAKANAGARA-Petani Kecamatan Pusakanagara sepakati poin-poin terkait mulai masa tanam padi, dalam kegiatan rembug tani.

Kegiatan Rembug tani tingkat desa itu, telah dilaksanakan selama seminggu terakhir ini, secara bergantian yang diawali di Desa Patimban dan diakhiri di Desa Rancadaka, kemarin (31/1).

Koordinator Penyuluh BPP Pusakanagara Ahmad Solehudin mengatakan, bahwa ada beberapa poin yang disepakati diantaranya mengenai, gerakan percepatan tanam serta kelembagaan Gapoktan.

“Kalau untuk tanam disepakati mulai Bulan satu ini, sudah turun atau paling telat awal Februari, karena pengolahan tanah sudah sejak desember,” kata Ahmad.

Ahmad melanjutkan, selain itu disepakati pula jadwal tanam untuk musim tanam gadu, yakni di bulan Juni tanam dan pengolahan Mei.

“Jadi nanti hajat bumi itu di bulan Desember sebelum tanam, Ruwatan Bumi dulu,” katanya.

Untuk jenis varietas tanaman sendiri, juga disepakati bahwa secara keseluruhan 70% lahan, akan ditanami varietas padi konsumsi dengan jenis Ciherang, Inpari 32, Mekongga serta M400. Lalu porsi 20% untuk IR 42 serta 10% untuk varietas Ketan.

Ahmad menambahkan bahwa pada tahun ini, mulai ada pengurangan lahan baku sawah di 3 desa yakni Desa Gempol, Kalentambo serta Desa Patimban, karena terdampak dalam pembebasan lahan untuk access road serta backup area pelabuhan.

“Tahun ini berkurang karena terdampak Patimban itu, kalau jumlahnya masih dihitung ya ,pengurangannya berapa hectare,” ungkapnya.

Imbas dari itu kata Ahmad, ada kelompok tani yang hilang dalam arti,tidak memiliki lahan lagi di Desa Patimban. Selain itu, bantuan alat pertanian khususnya traktor juga nantinya akan dipinjam pakaikan, dibawah bimbingan khusus Koramil Pusakanagara.

“Ya kelompok tani ada yang hilang karena terdampak, jadi bantuan pertanian khususnya traktor yang kondisi bagus ,akan dipinjam pakai dikawal dibimbing Koramil Pusakanagara. Danramilnya sudah siap untuk mengawal,” ucap Ahmad. (ygi/dan)

BACA JUGA:  Produktivitas Buah Manggis Digenjot Penuhi Eksportir Asia