Seniman Pertanyakan Pembangunan Gedung Kebudayaan

KESENIAN: Pertunjukan seni yang digelar oleh Panen Karya Teater Subang di pelataran Gedung Disdikbud Subang, Sabtu (9/3). YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Wacana akan dibangunnya Gedung Kebudayaan di Subang sudah lama. Namun hingga kini, belum jelas kapan Gedung Kebudayaan akan dibangun.

Tanda-tanda akan dibangunnya Gedung Kebudayaan pun belum nampak. Ada memang tanda akan dibangunnya Gedung Kebudayaan di samping Gedung Disparpora.

Nyatanya, itu hanya papan pengumuman yang tanpa ada kejelasan maksud dan tujuan. Hanya bertuliskan “Mohon doa restu”. Sudah bertahun-tahun tulisan itu mamprang.
Pelaku seni sangat mengharapkan sekali Gedung Kebudayaan segera dibangun. Gedung Kebudayaan menjadi salah satu bukti, Subang peduli akan seni budaya.

Asep Kusmana salah seorang pelaku seni mengatakan, tidak adanya Gedung Kebudayaan menghambat pada kegiatan-kegiatan seni hingga akhirnya menghambat iklim kreatif seniman.

“Hambatan ada pada kualitas karya dan kompetensi seniman karena untuk seni pertunjukan ada standarnya ketika itu tidak terpenuhi, maka sulit jika hendak bicara kualitas karya seni,” ungkap Asep kepada Pasundan Ekspres, Minggu (10/3).

Dia mengatakan, rencana pemerintah akan membuatkan Gedung Kebudayaan diharapkan segera teralisasi dan tepat sasaran.
“Seniman minta dibuatkan gedung kebudayaan yang representatif, ruang inkubasi untuk seni pertunjukan dan pasar seninya,” ujarnya.

Asep menjelaskan, pada dasarnya seniman kreatif bisa pentas di mana saja tapi hal ini tidak boleh menjadi legitimasi pemerintah untuk tidak memiliki kepedulian dan menyediakan sarana dan prasarana seni budaya.

Seniman lainnya, Joni Januar alias Raka AB mengatakan, wacana akan dibangun gedung kebudayaan di Subang sudah lama diutarakan sejaka Pemerintahan Subang periode Eep Hidayat. Namun hingga kini tidak diwujudkan.

“Sementara para pelaku seni sudah sangat ingin sekali adanya gedung tempat pementasan seni khususnya di Subang. Memang sudah seharusnya di Subang ada tempat seperti itu (gedung kesenian/building art centre),” jelasnya.

BACA JUGA:  Kembangkan BUMDes, Bupati: Ketahui Potensi

Dia mengatakan, saat ini wacana tersebut muncul kembali di masa bupati Ruhimat. Bahkan itu menjadi salah satu program bupati Subang H. Ruhimat akan membangun gedung kesenian/kebudayaan.

“Saya atas nama para pelaku seni dan sebagai salah satu penggiat seni budaya di Subang sangat senang sekali sekaligus bersyukur jika itu sampai bisa diwujudkan oleh bupati yang sekarang,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu fakta yang dialami para seniman karena Subang tidak memiliki Gedung Kebudayaan, yaitu ketika digelar pertunjukan oleh Panen Karya Teater Subang, mereka kesulitan mencari tempat.

Semula pertunjukan akan digelar di Alun-alun, karena tempat tersebut digunakan kegiatan lainnya hingga akhirnya digelar di pelataran Gedung Disdikbud Subang, Sabtu (9/3).

Acara tersebut berjalan dengan lancar. Mereka berharap agar Subang segera memiliki Gedung Kesenian yang representatif. Kabid Kebudayaan Disdikbud Subang, Didin Mahpudin mengatakan, belum mendapatkan informasi kapan Gedung Kebudayaan akan dibangun. Sebab dinasnya hanya sebagai user, pelaksana pembangunan ada di PUPR.

Kepala BP4D Subang, Sumasna menuturkan, saat ini masih menunggu selesai gambar RAB. Setelah itu dilelang kemudian lanjut pembangunan kontruksi.“Gambar RAB disiapkan pemerintah provinsi,” ujarnya.

Sumasna mengatakan, ada dua yang dibangun di Subang yaitu Gedung Creatif Center di sekitar Gedung Perpustakaan dan Gedung Kebudayaan di Ranggawulung.(ysp/ded)