Siswa SD IT Al Furqon Belajar ke Wabup

INSPIRASI: Wakil Bupati Subang, Agus Masykur saat berbagi cerita dengan siswa SD IT Al-Furqon Sukajadi, Senin (11/2) di Kantor Bupati Subang. YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Sebanyak 25 siswa SD IT Al-Furqon Sukajadi Subang mendapat kesempatan belajar langsung dari Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, Senin (11/2) di Kantor Bupati Subang.

Pembelajaran tersebut diharapkan dapat menginspirasi para siswa untuk menjadi pemimpin. Selain itu mereka juga belajar mengenal sistem kerja pemerintahan secara langsung.

Sebelum berdiskusi dengan Wabup, sebanyak 25 siswa kelas IV tersebut mengikuti apel pagi terlebih dahulu bersama para ASN.
Kepala SD IT Al-Furqon Sukajadi, Fadillah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari sekolah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran mengenai tema cita-cita.
“Tema pembelajarannya yaitu cita-cita. Dengan bertemu langsung Wakil Bupati Subang semoga menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk menjadi pemimpin,” ujarnya.

Dia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan praktek langsung ke lapangan agar siswa mengenal kerja di pemerintahan. Sebab secara teori sudah dikenalkan kepada para siswa.
“Kita ajak anak-anak supaya mengenal pemda Subang, bagaimana pekerjaan yang dilakukan oleh pegawaianya,” jelasnya.

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur menyambut hangat para siswa yang mengajak berdikusi dengan cerita. Ia bercerita banyak mengenai masa kecilnya, sekaligus mengenalkan program Jawara.

Dia bercerita masa kecilnya. Dia terlahir dari keluarga seorang pendidik, Agus sudah belajar mandiri sejak kecil. Saat di bangku SD ia mengembala kambing dan jualan es. “Waktu kecil pernah juga gembala kambing sambil main,” ungkap Agus.

Agus mengatakan, hasil jualan es itu ia gunakan untuk jajan dan menabung. Cerita Agus ini untuk menginspirasi para siswa agar mau bekerja keras dan belajar sejak kecil.

“Waktu kecil saya suka baca buku cerita, selain buku pelajaran sekolah,” kata Agus saat ditanya siswa buku apa yang suka dibaca waktu kecil.

BACA JUGA:  SMK Negeri 1 Cisarua Tingkatkan Kualitas Tenaga Pendidik

Dia mengatakan, permainannya waktu kecil masih permainan tradisional. Seperti sonlah, loncat tinggi dan permainan tradisional lainnya. “Kalau anak sekarang mainnya gadget, seperti mobile legend,” jelasnya.(ysp/ded)