SMKN 1 Pusakanagara Kembangkan Kegiatan Agroedukasi

BERKEBUN: Sejumlah pelajar sekolah dasar dari berbagai sekolah di Kabupaten Subang belajar berkebun di area kebun tempat praktik SMKN 1 Pusakanagara, Kemarin (8/11). YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

Kenalkan Berbagai Jenis Tanaman

PUSAKAJAYA– SMKN 1 Pusakanagara mulai mengembangkan kegiatan agroedukasi. Berbekal Kebun pertanian diareal sekolah tempa praktik siswa, kini mulai didatangi siswa SD untuk belajar mengenai kegiatan berkebun.

Kepala Program Studi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Cayono SP mengatakan jika lahan yang ada merupakan area kebun tempat praktik para siswanya. Namun berjalannya waktu, karena banyak jenis tanaman yang cukup produktif, ada beberapa pihak sekolah diluar SMK yang tertarik untuk belajar.

“Kalau dibilang wisata edukasi berkebun belum ya, ini mah sederhana saja, ada Kebun tempat siswa praktik, kebetulan tanamannya juga bagus sehingga ada dari guru SD yang berminat melakukan agroedukasi disini,” jelasnya saat ditemui Pasundan Ekspres kemarin (8/11).

Sampai saat ini, telah ada dua SD yang berkunjung dan belajar di Kebun Pertanian SMKN 1 Pusakanagara. Menurutnya tidak hanya melihat, anak-anak serta gurunya pun ikut memanen buah atau sayuran yang telah siap panen.

“Memang dikenalkan jenis tanaman mulai sayuran, buah, tanaman pangan, jenisnya yang ada disini apa aja, tapi seperti kangkung atau sosin yang sudah siap panen, kita lakukan panen bareng-bareng,” bebernya.

Pihak sekolah sendiri sangat terbuka dengan antusias masyarakat serta siswa diluaran yang ingin mengenal soal pertanian ataupun perkebunan. Namun, jika ada sekolah ingin mengunjungi kebun dalam model agroedukasi, akan dilakukan pada hari Sabtu.

“Jadi biar tidak menganggu kegiatan belajar siswa juga, karena kan Sabtu libur ya disini, kita juga bisa mendampingi,” ucapnya.

Diungkapkanya, saat ini sudah ada sekitar lima sekolah yang akan melakukan agroedukasi di Kebun Pertanian SMKN 1 Pusakanagara. “Sudah ada, tapi belum dijadwalkan kapan, bahkan dari Compreng juga ada, SD, SMP juga ada” tutupnya. (ygi/ded)