SMP PGRI 2 Subang Cetak Siswa Religius

KEAGAMAAN: Usai melaksanakan salat dhuha berjamaah, siswa SMP PGRI 2 Subang membiasakan membaca buku. YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES

Banyak Kegiatan Keagamaan Dilakukan

SUBANG-SMP PGRI 2 Subang fokus melakukan pembinaan terhadap siswa pada bidang keagamaan. Sekolah ini menginginkan agar siswanya menjadi orang yang religius.

Sekolah telah menjalankan berbagai program keagamaan yang saat ini telah menjadi kebiasaan. Butuh proses yang lama untuk melaksanakan pembiasaan tersebut. Diawali sejak tahun 2012 yang lalu.

Kepala SMP PGRI 2 Subang Dra Euis Nila Triyanuar melalui Wakasek Kurikulum Yunarti Safitri SPd I mengatakan, setiap harinya di sekolah dipenuhi dengan kegiatan keagamaan. Saat ini kegiatan tersebut telah menjadi kebiasaan, karena telah terbentuknya kesadaran siswa.

Dia menjelaskan, saat pagi hari diawali dengan salat dhuha bersama di lapangan. Kemudian dilakukan dzikir bersama sebelum proses pembelajaran.
“Sebelum istirahat siswa membaca Al-Quran terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan salat dzuhur,” ungkapnya.

Kemudian sebelum pulang sekolah siswa melakukan hafalan surat-surat, dilanjutkan dengan salat ashar. “Jadi salat ashar dulu baru pulang sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, khusus di hari Jumat membaca surat Yasin. Pembiasaan ini penting karena pada saat kelas 9 siswa diharuskan hafal surat tersebut. Bahkan ini menjadi syarat kelulusan.

Wakasek Kesiswaan Nenden Sartika SE mengatakan, setiap harinya siswa selalu membawa perlengkapan salat dan Al-Quran. Jika tidak membawa makan akan kena teguran dari guru.

“Kami bangga ketika di tas mereka ada Al-Quran yang selalu dibawa ke sekolah,” ujarnya.
Nenden mengatakan, dengan pembiasaan ini ternyata berdampak pada pembentukan karakter siswa. Siswa terlihat memiliki kedisiplinan dalam berbagai hal ketika di sekolah.

“Contohnya mereka tidak membuang sampah sembarangan. Ini sebagai dampak dari pembiasaan kegiatan keagamaan, di mana siswa terus kita bentuk menjadi orang yang baikm,” ujarnya.(ysp/ded)

BACA JUGA:  Pelajar Papua di SMKN 2 Subang Berbagi Cerita, Ditelpon Orang Tua untuk Tetap Fokus Belajar