Tambahan Pasokan, Masyarakat Dihimbau Pakai LPG Non Subsidi

LAYANI KONSUMEN : Seorang konsumen membeliLPG Non Subsidi Bright Gas 5,5 KG disalah satu outlet Bright Gas di Kecamatan Pagaden. YUGO ERSOPI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG–Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III telah melakukan penambahan pasokan LPG (liquefied petroleoum gas) subsidi 3 kilogram secara fakultatif. Pasokan dilakukan secara bertahap sejak 16, 19, 23, serta pada 26 September 2019 di sekitar wilayah Subang, Jawa Barat.

Penambahan pasokan dilakukan menyusul terjadinya peningkatab kebutuhan LPG Subsidi 3 Kg di wilayah tersebut.

Unit Manager Communication, Relation & CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami mengatakan, naiknya permintaan masyarakat mulai terjadi sejak bulan Agustus 2019.

Maka itu, Dewi menambahkan, pasokan fakultatif dilakukan secara merata di Kab Subang, yakni sebanyak 22 ribu tabung. Penyaluran dilakukan selama 4 hari secara bertahap hingga akhir September 2019.

BACA JUGA:  Sekda Khawatir Pemda Disclaimer

“Berdasarkan pemantauan di lapangan, pada kurun waktu Agustus hingga September banyak aktivitas perhelatan masyarakat seperti pesta pernikahan, syukuran sunatan, dan sebagainya. Sehingga kebutuhan LPG untuk bahan bakar memasak pada perhelatan tersebut meningkat secara merata,” ujar dia.

Selain kegiatan masyarakat, Dewi menambahkan, LPG Subsidi 3 Kg juga dialihfungsikan sebagai bahan bakar mesin pengering padi paska panen di Kab Subang.