TGTPP Gencarkan Rapid Test, Tekan Angka Penyebaran Covid-19

RAPID TES: Pelaksanaan rapid tes di Kabupaten Subang masih terus berlangsung, guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Subang. INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Pemerintah Kabupaten Subang melalui tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kabupaten Subang, terus melakukan rapid test seiring meningkatnya jumlah pasien positif covid-19 di pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Beberapa tempat di wilayah Subang bagian Barat menjadi sasaran petugas untuk melakukan rapid tes. Seperti di Pasar Kalijati pada Senin (1/6) misalnya. Puluhan pedagang dengan sedar mendatangi lokasi rapid test yang dipusatkan di depan Pasar Kalijati. Mereka satu persatu masuk diambil sample darahnya oleh petugas berpakaian Alat Pelindung Diri (APD).

Pelaksanaan rapid test ini, juga dihadiri oleh Sekretaris GTPP Covid-19, H Hidayat beserta Juru Bicara, dr.Maxi, Kasdim 0605, Mayor Inf. Yuyum R yang juga selaku ketua 1 Divisi Operasi GTPP Covid-19, Subang dan Kepala Kantor Kesbang Udin Jajudin.

Sekretaris GTPP Covid-19, Kabupaten Subang, H Hidayat mengatakan, tujuan dilaksanakannya rapid test ini dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Selain Pasar Kalijati, rapid test juga dilaksanakan di wilayah lain, seperti di Kecamatan Pabuaran, dan kalau masih ada waktu kita akan melanjutkan ke wilayah utara dan selatan. Jadi rapid test ini kita lakukan secara road show,” kata H Hidayat.

Sementara itu, Kasdim Mayor Inf. Yuyum R mengimbau kepada masyarakat agar sadar akan pentingnya menjaga kesehatan ditengah pandemi Covid-19 ini. “Imbauan ini bukan saja saya tujukan kepada masyarakat Kalijati, tapi juga Subang secara umum. Segeralah sadar. Virus ini bukan main-main. Biasakan hidup sehat, seperti hindari kerumunan, dan biasakan mencuci tangan,” jelasnya.

Seperti diketahui, pasca PSBB jumlah pasien postif covid-19 di Subang bertambah dua orang, yang masing-masing berasal dari klaster Kasomalang dan Kalijati.
Jumlah pasien positif sebagaimana disampaikan, Juru Bicara GTPP Covid-19, dr. Maxi beberapa waktu lalu, saat ini menjadi 45 orang dengan rincian, 14 sembuh dan tiga orang meninggal dunia. Sedangkan sisanya, dalam perawatan.

BACA JUGA:  KPAD Minta Cegah Nikah Siri, Munculkan Masalah Adminduk

Sementara itu di Pasar Pabuaran, Sebanyak 60 orang warga Kecamatan Pabuaran mengikuti juga mengikuti rapid tes. Pengguna jalan dan para pedagang di pasar Pabuaran tampak antri untuk menunggu giliran pengambilan darah.

Kepala UPTD Puskesmas Pabuaran, H Pulung mengatakan, jika hasil rapid tes ada yang terkonfirmasi Covid-19 akan dilakukan penindakan dan akan langsung dilakukan proses swab. “Dari jumlah yang sudah di rapid kondisinya masih aman dan belum ada yang terkonfirmasi virus korona,” katanya.

Sementara itu, Camat Pabuaran Ubi Kurtubi mengatakan, sejauh ini di sekitar Kecamatan Pabuaran masih aman, dan belum ada warga yang terkonfirmasi virus korona. “Untuk menjaga penyebaran Covid-19 kami terus selalu anjurkan warga agar menjaga kesehatan dan menggunakan masker serta mencuci tangan dengan sabun,” ungkapnya.

Sedangkan untuk meningkatkan kedisiplinan agar terhindar covid-19 digelar razia gabungan yang melibatkan TNI/Polri, Pol-PP dan Satgas Covid-19 yang melanggar PSBB kendaraannya langsung diputarbalikan. “Kita minta warga disiplin dan gunakan masker saat pepergian agar dapat mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya.(idr/vry)