Tragis Janda Sebatangkara di Patokbeusi, 10 Tahun Tinggal di Rumah Tak Layak

PATOKBEUSI-Nurhayati (60) Warga Dusun Prapatan RT 18/05 Desa Tanjungrasa, Kecamatan Patokbeusi, selama 10 tahun menempati rumah tidak layak huni, Sabtu (17/10).

Rumah tidak layak huni berukuran panjang 6 meter dan lebar 4 meter serta berlantai tanah kondisinya sangat memperihatinkan.

Disaat musim hujan selain genteng bocor dinding rumah yang terbuat dari bilik bambu pun sudah ambrol akibat termakan usia.

Suami Nurhayati sudah lama meninggal dunia karena sakit. Sementara Nurhayati hanya kerja serabutan jangankan untuk memperbaiki rumah untuk makan sehari-hari saja dia harus menunggu warga yang hendak di pijat tradisional.

Untuk meringankan beban kebutuhannya Nurhayati belakangan ini terdaftar sebagai Penerima Keluarga Harapan (PKH). “Sudah 10 tahun rumah rusak dan belum diperbaiki karena tak ada uang,” kata Pemilik rumah, Nurhayati.

Sementara itu, Perangkat Desa Tanjungrasa, Budi mengatakan, untuk memperbaiki rumah warga yang tidak layak pihaknya sudah mengajukan ke instansi terkait.

Namun hingga saat ini pengajuan rumah tidak layak huni belum ada jawaban kapan rumah warganya akan di perbaiki. “Kita sudah ajukan permohonan bantuan untuk diperbaiki hasilnya belum ada kabar,” pungkasnya.(idr/ded)