Truck Muatan Tepung Oleng, Arus Lalu Lintas Macet

TERGULING: Sebuah truck bermuatan tepung oleng dan terguling di pembatas jalan Pantura Subang. Kejadian tersebut sempat memacetkan arus lalin. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

SUKASARI-Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan Pantura Subang tepatnya di jalur Pantura Dusun Bugel Desa Sukasari. kendaraan truck gandengan dengan nomor polisi AG 9896 UA bermuatan serbuk tepung oleng terbalik melintang di pembatas jalan.

Di duga sopir lelah dan mengantuk dan tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya. Akibatnya truck trailler pengangkut serbuk tepung itu terbalik melintang di tengah jalan arah Jakarta menuju Cirebon tutup total.

Sopir truk Sumari mengaku, saat mengemudi ia merasa ngantuk. Hingga saat ia tersadar mobil telah naik ke pembatas jalan Pantura.

“Ngantuk saya, sadar-sadar sudah gredeg gredeg, sudah naik ke trotoar pembatas jalan, tidak lama lalu terguling,” kata Sumardi.

Sumardi tidak mengalami luka sedikitpun, hanya satu truk gandeng yang berisi tepung terguling melintang ditengah jalan. Tepung tersebut rencananya hendak dibawa ke Mojokerto dari Cilegon. “Ini bawa tepung dari Cilegon mau dibawa ke Mojokerto,” bebernya.

Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan mengatakan, kecelakaan tunggal di Desa Sukasari tidak memakan korban jiwa. Hanya lalu lintas dilokasi tersendat karena truk terguling melintang ditengah jalan, hingga tak bisa dilalui.

“Sekarang masih evakuasi, tapi tidak ada korban jiwa,” ucap Kompol Dadang.

Akibat insiden ini, arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Cirebon terganggu. Untuk mengurai kemacetan dan pengalihan arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Cirebon, sopir di bantu warga melakukan rekayasa arus menggunakan jalur Cirebon-Jakarta menjadi satu jalur.

Beruntung akibat kecelakaan tunggal ini sopir dan kernet hanya alami luka lecet saja. Sementara upaya evakuasi muatan truck masih berlangsung pada tepung berceceran masih bisa diselamatkan.

Pantauan Pasundan Ekspres kendaraan yang di kemudikan Sumardi yang tidak dapat di kendalikan hingga naik ke median jalan sepanjang sepuluh meter. Kepala truck berada pada posisi di tengah median jalan sedangkan posisi gandengan trucknya bermuatan serbuk tepung terbalik melintang beserta isi muatan tumpah ruah di tengah jalan.(ygi/dan)