Tujuh Rumah dan Satu PAUD Tergerus Longsor

GOTONG ROYONG: Warga masyarakat Serangpanjang, bersama Pemcam Serangpanjang, TNI AD, BPBD, Tagana, dan Satpol PP bergotong royong membersihkan longsoran tanah. INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Faktor curah hujan tinggi dalam sehari kemarin, Selasa (18/2), berdampak longsor di beberapa titik di wilayah Kecamatan Serangpanjang. Salah satunya di Desa Cijengkol, Desa Ponggang, serta di Dusun Malingping RT 09 RW 03 Desa Cintamekar Kecamatan Serangpanjang.

Tim BPBD langsung melakukan assesment dan membersihkan material longsor pada hari Rabu (19/2) dibantu oleh masyarkat sekitar, Pemcam Serangpanjang, TNI AD, Tagana, dan Satpol PP.

Camat Serangpanjang, Indri Tandia menjelaskan, longsor kali ini adalah longsor yang paling banyak menimpa pemukiman masyarakat. Sekitar 7 rumah nyaris tertimbun longsoran tanah dan satu PAUD, belum lagi akses jalan yang juga tertutup longsoran tanah.

“Satu alat berat sudah diturunkan guna mempercepat evakuasi, alhamdulilah sampai saat ini tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Secara terpisah, Kabid Damkar Satpoldam Kabupaten Subang Dede Rosmayandi mengungkapkan, seluruh korban yaitu penghuni rumah, kini telah dievakuasi sementara oleh para petugas gabungan.

“Seluruh korban yang diterjang longsoran tanah tersebut sudah dievakuasi ke rumah saudaranya sementara. Akibat longsoran tanah ini juga sempat terputus, satu alat berat tadi digunakan untuk mempercepat membuka jalan,” ungkapnya.

Salah satu masyarakat yang juga termasuk korban, sekaligus Ketua RW, Rahmat menyatakan bahwa peristiwa tersebut di luar dugaannya. Dirinya bersama keluarga juga telah pasrah, dan mengaku lebih berkonsentrasi pada pembersihan lokasi longsor, yang dilakukan bersama-sama dengan masyarakat lainnya juga aparat gabungan.

“Ya musibah namanya juga, paling sekrang saya fokus bersih-bersih dulu, belum kepikiran yang lain, diberi keselamatan juga alhandulilah,” pungkasnya.(idr/vry)

BACA JUGA:  Awas..!!! Ketinggian Kali Cipunagara Terus Meningkat