Walau Sibuk Dani Tak Pernah Tinggalkan Salat

Dani Muhamad, Ajudan Wakil Bupati Subang.

SUBANG– Sesibuk apapun, dimanapun berada, Ajudan Wakil Bupati Subang Dani Muhamad, selalu sigap dan berupaya tak meninggalkan shalat lima waktu. Hal ini patut dicontoh bagi para ASN di lingkungan Pemkab Subang.

Padahal Wakil Bupati Subang Agus Masykur, yang memiliki sejumlah agenda pemerintahan dari pagi hingga mungkin malam hari. Dan itu mesti dikawal oleh seorang ajudan.

Dani Muhamad ( 26 ) mengatakan, sebelumnya diapun pernah menjadi Ajudan Sekda Subang tersebut, yang kemudian dipilih oleh Wakil Bupati Subang Agus Masykur menjadi ajudannya. Dani pun telah memahami benar tufoksi Ajudan pejabat tersebut, dan menikmati tugas nya walapun terasa berat.

” Saya menikmati tugas saya ini, walaupun berat, namun saya sudah terbiasa karena sebelum menjadi Ajudan wakil bupati saya pernah menjadi Ajudan Sekda Subang Abdurakhman, ” ujarnya.

Dijelaskan Dani suami dari Novita Nurpravitasari Munandar, dan sudah dikaruniai satu orang anak tersebut. Sang isteri selalu mendukung tugas yang dikerjakan nya, namun keluarga berpesan harus bisa membagi – bagi waktu, antara tugas dan juga keluarga. Dan yang paling tidak bisa ditinggalkan adalah shalat, itu adalah pesan dari keluarga nya dimanapun ketika bertugas jangan meninggalkan shalat.

” Ya saya terus di ingatkan oleh keluarga agar jangan meninggalkan shalat, maka dari itu dimana saya bertugas pasti saya tidak pernah meninggalkan shalat ,” tuturnya.

Dani menyampaikan, suka duka menjadi ajudan wakil bupati, yaitu bisa memiliki banyak teman, relasi , rekanan dan juga bisa menambah silaturahmi. Namun ada juga duka nya, seperti kurang istirahat dikarenakan jadwal Wakil Bupati yang padat.
Untuk menjaga stamina agar tetap fit , dirinya selalu minum multivitamin apalagi di bulan Ramadhan ini, dituntut kesabaran, menahan segala lapar , haus dan godaan. ” Minum multivitamin agar selalu bisa beraktivitas apalagi di bulan Ramadhan seperti ini,” katanya.

BACA JUGA:  Shalat Istisqa, Cara Umat Islam Meminta Hujan pada Musim Kemarau Panjang

Dari semua aktivitas mengawal wakil bupati, ada hal yang unik, kerap ditemuinya. Dimana saat wabup berkunjung ke sebuah daerah, ada saja masyarakat yang ingin berselfie dengan wabup. Makanya terkadang jadwal yang sudah ditunggu tidak tepat waktu.

” Unik nya karena di setiap momen atau di jalan banyak yang meminta foto bareng dengan wakil bupati, dan waktu yang sudah di susun bisa berubah . Ya mungkin sudah resiko juga, asal masyarakat senang saja,” tukasnya. ( ygo/dan )