Warga Serangpanjang Gotong Rotong Bangun Jalan Rigid Beton

INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES MENINJAU: Wabup Agus Masykur didampingi Kepala Desa Ponggang meninjau pembangunan perbaikan jalan yang dikerjakan oleh warga secara gotong royong

SERANGPANJANG-Jalan perbatas Desa Pongang Kecamatan Serangpanjang yang berbatas dengan Desa Kiarapedes Purwakarta tepatnya di Kampung Cibeureum, kini sudah bisa dinikmati dengan mulus.

Jalan sepanjang 350 meter itu, kini sudah selesai dikerjakan hasil gotong royong warga sekitar, dibantu dengan donatur warga setempat. Kades Ponggang Asep Khoer menyampaikan bahwa pengerjaan rigid beton jalan selama berlangsung selama 25 hari, dengan modal matrial dari salah satu keluarga warga Ponggang, yaitu keluarga H. Idod Dodi Saputra dan anaknya yang bernama Irfan.

“Kami kerjakan secara gotong royong seluruh masyarakat Cibeureum dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Gerakan itu pun mendapati apresiasi dari Wakil Bupati Subang Agus Masykur. Menurutnya, di tengah pandemi dan keterbatasan APBD Kabupaten Subang, warga Kampung Cibeureum Desa Ponggang mampu kompak gotong royong, merupakan upaya luar biasa yang harus menjadi inspirasi untuk pemerintahan diberbagai tingaktan.

“Gotong royong memang sudah menjadi identitas masyarakat Subang, yang harusnya mampu diimplementasikan di setiap tingkatan pemerintahan atau di setiap lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, jalan di Kampung Cibeureum Desa Ponggang baru saja selesai dibangun dan diresmikan langsung oleh Wakil Bupati pada hari minggu kemarin. Selain mengerjakan langsung pembangunan jalan tersebut dengan gotong royong, warga merasa puas serta menyambut selesainya pembangunan tersebut dengan suka cita.

Pasalnya, jalan tersebut sangat bermanfaat kehadirannya, dan menjadi simbol sebagai kekompakan serta keberhasilan dan kerja keras dari warga setempat.

“Alhamdulillah berkat kekompakan seluruh masyarakat, akhirnya apa yang selama ini kita harapkan dan impi-impikan bisa terwujud. Ini merupakan kerja keras dan kerja kompak dari seluruh warga masyarakat,” pungkas salah seorang warga setempat, Ilham (31).(idr/sep)