Waspada Flu Burung Menyerang

VAKSIN: Petugas dari Dinas Peternakan dan kesehatan hewan saat memeriksa kesehatan hewan ungags. Di musim hujan rawan terjadi infeksi flu burung. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

inas Peternakan dan Kesehatan Hewan Imbau Peternak Rutin Lakukan Vaksin

SUBANG-Mewaspadai flu burung di musim hujan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak) mengimbau para peternak agar melakukan vaksin. Sebab, saat musim hujan sangat rentan dan riskan terkena flu burung.

Saat ini Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan mendata ada hewan ternak di 6 lokasi yang terkena flu burung walaupun skalanya tidak besar. Kemudian dilakukan pemberian vaksin flu burung.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Asep Nuroni melalui Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan drh Sukirman mengatakan, di musim hujan hewan ungags rawan terkena penyakit seperti hidung berair ataupun terkena flu burung.

“Peternak agar segera melaporkan adanya unggas-unggas yang terindikasi muyung, hidung berair dan lainnya ke pihak Dinas Petenakan,” ujarnya, Selasa (26/11).

Pihaknya juga mengimbau kepada para peternak agar menerapkan sistem bio security dengan cara membersihkan kandang unggas (ayam atau bebek) dan juga selalu memakai masker, sepatu bot dan perlengkapan lainnya. “Perlu juga menerapkan bio security sehingga aman. Baik unggas dan juga peternaknya,” sambungnya.

Dijelaskan Sukirman, di tahun 2018 pihaknya mendata kasus flu burung di beberapa tempat di Subang seperti di Kecamatan Subang, Cipunagara, Tanjungsiang, Binong dan Tanjungsiang. Tapi kasusnya tidak skala besar karena cepat tertanggulangi.

“Di beberapa tempat terjadi (flu burung) tapi sudah kita tanggulangi. Para peternak agar rutin melakukan vaksinasi minimal 3 bulan sekali,” katanya.

Sementara itu peternak unggas di Kecamatan Dawuan Iwan Sukmawan (38) mengatakan, dirinya di musim hujan ini khawatir unggasnya terkena flu burung sebab udara lembab dan juga daya tahan ayam juga rendah. “Takut juga maka dari itu saya sering vaksinasi ayam saya, takut terjangkit flu burung,” katanya.(ygo/man)