Waspada! Jalur Pantura Rusak Parah, Berlubang dan Bergelombang

BERLUBANG: Kondisi Jalur Pantura Kecamatan Sukasari yang alami bolongan menganga. Musim hujan membuat aspal di Jalur Pantura berlubang, retak-retak dan mengelupas. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES
Jalan Rusak Rawan Kecelakaan

SUBANG-Sejumlah titik ruas jalur Pantura Sukasari-Pusakanagara Kabupaten Subang mengalami kerusakan cukup parah.

Kerusakan jalan berupa lubang dan gelombang tersebut terjadi setelah wilayah Pantura dari awal hingga pertengahan Februari kerap diguyur hujan lebat.

Beberapa titik yang mengalami kerusakan itu di antaranya yang paling parah ada di jalur Pantura Dusun Bugel Desa Sukasari Kecamatan Sukasari serta di daerah Mundusari Kecamatan Pusakanagara.

Akibat rusaknya jalur Pantura dikawasan Sukasari dan Pamanukan kecelakaan pun hampir tiap hari terjadi khususnya di malam hari yang kebanyakan menimpa kendaraan roda dua atau pengendara motor yang banyak terjatuh.

Romi salah seorang pengendara motor mengaku cukup prihatin dan mengerikan melihat jalan berlubang dan bergelombang dikawasan jalur Pantura Sukasari.

“Di dusun Bugel ini kerusakan jalan Pantura parah banget selain bergelombang juga aspalnya bekelupas hingga menyebabkan jalan berlubang,” ujar Romi kepada Pasundan Ekspres, Minggu (16/2).

Dia menyebut kondisi jalan bergelombang dan berlubang ini sangat membahayakan bagi pengendara motor dan bisa berakibat fatal.

“Bila motor dalam keadaan kencang dan masuk lubang tersebut pasti bakal terjatuh dan tidak kebayang disaat jatuh ada mobil dibelakang apalagi sampai kelindas, sungguh mengerikan” katanya.

Hati-hati dan waspada

Kanit Lantas Polsek Pamanukan, Ipda Geeta mengimbau kepada para pengguna jalan dijalur Pantura khususnya pengendara roda dua, agar berhati-hati mengingat kondisi jalan dijalur Pantura dalam keadaan rusak.

“Dengan kondisi jalan dijalur Pantura yang berlubang dan bergelombang yang terjadi dibeberapa titik, membutuhkan kewaspadaan dari para pengendara motor khususnya, agar kecelakaan akibat jalan rusak dan berlubang tersebut bisa dihindari,” kata Kanit Lantas Polsek Pamanukan Ipda Geeta.

Menurut dia, kerusakan jalan di Jalur Pantura seperti lubang, jalan bergelombang, retak, selain sering diguyur hujan juga karena tak kuat menahan beban kendaraan besar.

“Aspal jalan banyak yang terkelupas, akibat sering diguyur hujan dan ditambah beban berat muatan kendaraan yang melintasi jalur Pantura,” ucapnya.

Ia pun mengimbau para pengendara di jalur Pantura agar berhati-hati. PAsalnya, saat ini musim hujan dan mulai banyak jalan yang rusak, terutama bagi pengendara sepeda motor harus wasapada dan hati-hati terhadap lubang.

“Kurangi kecepatan, tetap tertib berkendara demi keselamatan bersama dan tetap waspada saat berkendara di jalur Pantura yang saat ini kondisinya rusak berlubang dan bergelombang,” pungkasnya.(ygi/sep)