Tiga Anomali Penggerak Ekonomi Jabar Tumbuh Saat Pandemi

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Kang Emil mengatakan ada tiga anomali penggerak sektor ekonomi yang tumbuh di Jabar saat pandemi COVID-19 yakni pertanian tumbuh sembilan persen, bidang logistik dan infokom, serta yang ketiga kesehatan.

“Ini menariknya ada tiga anomali penggerak ekonomi di Jabar yang tumbuh. Pertanian tumbuh sembilan persen, logistis tumbuh, infokom tumbuh dan kesehatan tumbuh,” kata Kang Emil kepada Presiden Joko Widodo saat rapat koordinasi di Makodam III Siliwangi Kota Bandung, Selasa (11/8).

Selain itu, lanjut dia, hal lain yang di luar prediksi ialah sektor pendapatan dari pajak kendaraan bermotor saat pandemi COVID-19 juga malah naik.

“Jadi saya melihat kalau urusan kita permudah rakyat disiplin, pendapatan daerah naik dari sisi pajak. Karena full digital kita kasih kemudahan, jadi pajak naik,” kata dia.

Kepada Presiden Jokowi, Kang Emil mengaku sedih karena dari sisi ekonomi, sebelum ada pandemi COVID-19 jumlah warga Jabar yang mendapatkan subsidi hanya 25 persen dari total populasi namun saat ini bertambah menjadi 72 persen.

“Jadi sekarang ada 72 persen rakyat Jawa Barat itu tangannya di bawah Pak Presiden. Dari 50 juta jiwa hampir tiga per empat-nya sekarang posisinya meminta bansos,” kata dia.