WOW!! Jembatan Perahu Tongkang di Karawang Hasilkan Rp25 Juta Sehari, Ini Pemiliknya

Jembatan Perahu Tongkang di Karawang Hasilkan Rp25 Juta Sehari, Ini Pemiliknya
AEP SAEPULOH/PASUNDAN EKSPRES JEMBATAN PERAHU: Sembilan kapal tongkang, berjejer membentuk sebuah jembatan yang menghubungkan antara Desa Anggadita dengan Desa Parung Mulya.

KARAWANG-Sebelumnya sebuah video beredar luas di media sosial, terlihat dalam konten tersebut merekam deretan Sembilan kapal tongkang, berjejer membentuk sebuah jembatan yang menghubungkan antara Desa Anggadita dengan Desa Parung Mulya. Setiap hari, tidak kurang dari 10.000 pengguna motor melintasi jembatan tersebut.

Jembatan perahu yang berada di aliran Sungai Citarum, ternyata milik salah satu tokoh masyarakat Desa Anggadita yang berusia 69 tahun akrab disapa dengan Pak H. Endang.

“Kalau di hari kerja sehari mencapai 10 ribu motor dengan pendapatan minimal Rp 25 juta,” kata Endang, Minggu (26/12).

Endang mengaku bisnis yang kini sedang digelutinya sudah berjalan sejak tahun 2010. “Untuk akses masyarakat dulu saya hanya menggunakan perahu eretan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Karang Taruna Salurkan Tenaga Kerja Lokal untuk Pelabuhan Patimban

Namun seiring berjalannya waktu, kata dia, pengguna akses jalan alternatif meningkat pesat sejak adanya perluasan kawasan industrialisasi dan bertambahnya jumlah perusahaan di Karawang yang semula menggunakan perahu kayu, sekarang sudah berganti menjadi perahu besi.