Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Inggris Guru Sekolah Dasar Menggunakan Model Placement, Peparation, Practice English (P3E)

Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Inggris Guru Sekolah Dasar Menggunakan Model Placement, Peparation, Practice English (P3E)
Ilustrasi guru (dok.pexels.com/Christina Morillo)
0 Komentar

Keterampilan berbahasa Inggris mencakup kemampuan seseorang untuk menggunakan dan memahami Bahasa Inggris dengan efektif dalam berbagai konteks komunikatif.

Terdapat empat keterampilan utama dalam kemahiran berbahasa Inggris, yaitu mendengar (listening), membaca (reading), berbicara (speaking), dan menulis (writing).

Keterampilan berbahasa Inggris tidak hanya tentang penggunaan kata dan tata bahasa yang benar, tetapi konteks, situasi komunikatif, dan pemahaman mendalam terhadap budaya yang terkait dengan bahasa Inggris juga memainkan peran penting dalam keterampilan berbahasa.

Baca Juga:Sinopsis Film Jepang Monster dan Jadwal Tayangnya di IndonesiaResep Spaghetti Carbonara Porsi Pesta, Cuma Butuh 25 Menit

Pendekatan holistik dan berkesinambungan dalam pembelajaran bahasa Inggris diperlukan untuk mencapai tingkat kemahiran yang tinggi.

Model Placement, Preparation, Practice English (P3E) menjadi sebuah alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris bagi guru SD.

Model pembelajaran ini telah terbukti dapat meningkatkan kemampuan berbahasa khususnya dalam General English (GE) mahasiswa.

Model P3E terdiri dari tiga tahap yaitu: placement, preparation, dan practice English.Placement merupakan aktivitas untuk mendeteksi kemampuan awal seseorang.

Aktivitas ini berupa tes keterampilan yang dilaksanakan sebelum pembelajaran dilaksanakan. Tujuan diadakannya tes ini adalah untuk menempatkan siswa pada level/ jenjang/ kelas pembelajaran yang sesuai kemampuannya.

Placement test ini juga digunakan untuk mengetahui pembelajaran yang dicapai siswa selama proses belajar mengajar.

Dengan demikian, proses untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris siswa akan dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

Baca Juga:Resep Dadar Jagung Pedas untuk Lauk Makan dan Camilan di Rumah, Buatnya PraktisSinopsis dan Daftar Pemain Film Badland Hunters, Comeback Ma Dong Seok

Hasil placement test akan dikategorikan dalam 6 jenjang yaitu; A1, A2, B1, B2, C1, dan C2.

  • Jenjang A1 digunakan untuk peserta pemula/ beginner. Jenjang A2 digunakan untuk peserta dasar/elementary. Jenjang B1 digunakan untuk peserta menengah/ intermediate.
  • Jenjang B2 digunakan untuk peserta menengah atas/ upper intermediate.
  • Jenjang C1 digunakan untuk peserta lanjutan/ advanced.
  • Jenjang C2 digunakan untuk peserta ahli/ proficiency.

Tahap preparation merupakan aktivitas pembelajaran dengan materi yang disusun berdasarkan level keterampilan peserta pelatihan.

Tahap ini dirancang berdasarkan taksonomi Bloom, sehingga pada akhir pembelajaran peserta pelatihan diharapkan dapat memiliki pengetahuan (knowledge), pemahaman (comprehension) mengenai materi preparation dan mampu menerapkan (application) pada tahap practice.

0 Komentar