Lima Warga Subang Dipulangkan dari Sudan, Empat Pelajar dan Satu ART

Lima Warga Subang Dipulangkan dari Sudan
PULANG DARI SUDAN: Penyambutan kedatangan WNI dari Sudan tahap pertama di Jakarta.
0 Komentar

SUBANG-Warga Negara Indonesia (WNI) dipulangkan akibat perang saudara yang pecah di Sudan. Hingga Selasa (2/5) sudah ada 929 WNI yang sudah dipulangkan. Dari jumlah itu, ada lima warga Subang.

Lima warga Subang tersebut ada yang tengah mengenyam pendidikan dan juga sebagai asisten rumah tangga (ART).

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang menyebut, lima orang tersebut sudah berada di rumahnya.

Baca Juga:Manfaatkan Kekayaan Alam, Warga Desa Cibeusi Produksi Gula Aren secara TradisionalLSM dan Ormas di Subang Terus Bertambah

“Kloter pertama sudah dipulang 4 orang (pelajar) tanggal 30 April dan kloter kedua (pembantu rumah tangga) tangggal 2 Mei,” ungkap Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga kerja Disnakertrans Subang Dedi kepada Pasundan Ekspres, Rabu (3/5).

Dia mengatakan, 4 orang pelajar di kloter pertama merupakan warga Subang yang menempuh pendidikan di Sudan. Mereka antara lain Abu Sulaiman Romodhon warga Kecamatan Subang, Iin Inarotul Jalalah warga Sumbersari Pagaden, Yayah warga Rancabango Patokbeusi dan Amtaulah Muthiah warga Tambakmekar Jalancagak.

Sedangkan asisten rumah tanggal berasal dari Parapatan Purwadadi bernama Yanti.

“Kita awalnya mendapatkan informasi bahwa ada warga Subang di sana, lalu kita cek dan mengkonfirmasi pihak KJRI,” katanya.

Dia mengatakan, kondisi warga Subang yang sudah dipulangkan tersebut dalam kondisi sehat. Pihaknya meminta kepada keluarga agar menahan diri jangan sampai berangkat ke Sudan dulu sebelum kondisi aman.

Dilansir dari Disway.id, sebanyak 949 Warga Negara Indonesia berhasil dievakuasi dari Sudan menyusul adanya konflik di negara tersebut. Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno L. P Marsudi dalam pernyataan pers secara daring, Selasa 5 April 2013.

Konflik di Sudan itu terjadi antara Sudan Armed Forces dan Rapid Support Forces pada tanggal 15 April 2023, memaksa Kementerian Luar Negeri mengambil tindakan untuk mengevakuasi Warga Negara Indonesia kembali ke Tanah air.

Evakuasi Warga Negara Indonesia yang berhasil dipulangkan ke tanah air dengan rincian, 930 orang dievakuasi via Jeddah, 13 orang dievakuasi via Mesir, dan 6 orang dievakuasi via Persatuan Emirat Arab.

Baca Juga:Polisi Gencarkan Operasi Pasar, Stok Bahan Pokok Aman Pasca-LebaranKapolres Karawang Turun Tangan Bantu Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Warga Negara Indonesia yang di evakuasi dari Sudan dipulangkan dalam tiga tahap. Tahap Pertama berjumlah 385 orang yang tiba pada 28 April dengan Garuda Indonesia. Tahap kedua, berjumlah 363 orang yang tiba pada 30 April dengan Garuda Indonesia.

0 Komentar