Update: Banjir di Pamanukan Rendam 1.023 Rumah Warga

PAMANUKAN-Data terbaru banjir di Pamanukan, ribuan rumah warga di desa Mulyasari terbenam banjir. Saat ini BPBD Kabupaten Subang dan tim damkar telah berjaga-jaga di lokasi.

Bahkan unit damkar Pamanukan mulai melakukan penyedotan saluran drainase di area flyover Pamanukan untuk mengurangi banjir.

Camat Pamanukan Ela Nurlela menyebut data yang sampai saat ini diterima pihak Kecamatan yakni sebanyak 2.511 kepala keluarga dari 1.023 rumah terendam banjir.

“Ini karena hujan dari jam tiga malam bahkan sampai sekarang juga masih hujan jadi saluran saluran drainase saluran sungai-sungai juga penuh. semua rata banjir,” kata Camat Ela.

hingga saat ini pihaknya terus mengumpulkan data rumah warga yang terdampak. “Kita coba lakukan solusi penyedotan saluran drainase, selain itu kami juga coba terus mengumpulkan data-data dari masing-masing Desa namun yang sampai saat ini telah masuk baru dari Desa Mulyasari,” ucapnya.

Sementara itu Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Enda mengatakan saat ini tim gabungan dari BPBD Tagana dan Damkar telah disiagakan di Pamanukan. sebab Pamanukan merupakan daerah yang saat ini curah hujan dan dampaknya paling tinggi.

“Kita siagakan anggota di lokasi juga lakukan penanganan-penanganan. lalu ada satu regu juga yang dikirim ke wilayah pusaka negara dan Pusakajaya karena di sana juga terdampak banjir,” imbuhnya.

Namun Enda, menyebutkan saat ini belum ada data rumah atau area terdampak yang bisa disampaikan oleh BPBD.

“Data masih dikumpulkan, kami kami fokuskan sementara di Pamanukan karena Pamanukan ini menjadi salah satu dampaknya paling tinggi bisa dilihat di Lengkong Jaya Pamanukan kota dan desa Mulyasari yang paling parah kena dampaknya,” imbuhnya.

Sementara itu salah satu warga Mulyasari Idik Maulana, kondisi banjir di daerah Mulyasari telah terjadi sejak Senin pagi bahkan kondisinya ketinggian air di kampung kedaulatan mencapai 1,5 meter.

“Warga ada sebagian yang mengungsi tapi ada juga yang masih bertahan di rumah sampai saat ini beberapa warga juga masih terus melakukan tindakan evakuasi,” ucapnya.

Lalu di kecamatan Pusakajaya banjir juga terdapat di beberapa desa diantaranya Desa Bojong Tengah, Bojong Jaya, Rangdu Kebondanas serta di Pusakajaya.

“Data-data masih kumpulkan kami juga masih terus berkeliling ke setiap desa,” ucap Camat Pusakajaya Drs Vino Subriadi. (ygi/man)