Nakajima Kikka, Pesawat Jet Pertama Kekaisaran Jepang yang Mengudara Sebelum Perang Dunia II Berakhir

Nakajima Kikka: Pesawat Jet Pertama Kekaisaran Jepang yang Mengudara Sebelum Perang Dunia II Berakhir
Nakajima Kikka: Pesawat Jet Pertama Kekaisaran Jepang yang Mengudara Sebelum Perang Dunia II Berakhir
0 Komentar

PASUNDAN EKSPRES – Pada masa akhir Perang Dunia II, Kekaisaran Jepang mengembangkan pesawat jet pertama mereka, Nakajima Kikka. Pesawat ini adalah pesawat bertenaga turbojet pertama yang dirancang dan diproduksi oleh Jepang. Meski hanya satu prototipe yang selesai dan melakukan penerbangan sekali sebelum perang berakhir, Nakajima Kikka menunjukkan upaya Jepang untuk bersaing dalam teknologi pesawat jet.

 

Dalam video dari channel YouTube yang tidak disebutkan namanya, dijelaskan bahwa Nakajima Kikka dikembangkan pada akhir Perang Dunia II. Prototipe ini memiliki fitur yang cukup unik, yakni sayap yang dapat dilipat. “Fitur ini memungkinkan pesawat bisa disembunyikan di gua dan terowongan di sekitar Jepang saat angkatan laut mempersiapkan pertahanan di Pulau asalnya,” ungkap narator dalam video tersebut.

 

Penerbangan pertama Nakajima Kikka terjadi pada 7 Agustus 1945, hanya sehari setelah bom atom dijatuhkan di Hiroshima. Saat itu, Jepang sedang dalam keadaan genting dan berusaha mengembangkan teknologi baru untuk bertahan. “Unit lepas landas dengan bantuan roket RATO (Rocket-Assisted Take Off) dipasang di pesawat,” jelas narator. Namun, pilot yang mengoperasikan pesawat merasa tidak nyaman dengan sudut penempatan tabung roket.

 

Baca Juga:Gus Dur Ajarkan Kita Kuatkan Kerukunan Umat Beragama di BaliSejarah Hilangnya Separuh Colosseum Roma, Dari Arena Pertunjukan ke Sumber Bahan Bangunan

Karena situasi perang yang genting dan waktu yang terbatas, tidak ada waktu untuk memperbaiki posisi roket. Sebagai solusinya, mereka memutuskan untuk mengurangi daya dorong roket dari 800 kg menjadi 400 kg. “Mereka memutuskan untuk mengurangi daya dorong roket dari 800 kg menjadi 400 kg saja,” lanjut narator. Keputusan ini diambil untuk memastikan pesawat tetap aman dan dapat terbang meski dengan beberapa keterbatasan.

 

Meski akhirnya Jepang menyerah dalam Perang Dunia II, pengembangan Nakajima Kikka tetap menjadi bagian penting dari sejarah penerbangan Jepang. Pesawat ini menunjukkan kemampuan teknis yang canggih dan ambisi besar Kekaisaran Jepang untuk mengembangkan teknologi jet. Meski hanya melakukan satu penerbangan, Nakajima Kikka menandai langkah awal Jepang dalam pengembangan pesawat jet, yang pada akhirnya akan menjadi bagian integral dari teknologi penerbangan modern.

0 Komentar