Erick Thohir: Tidak Ada Seremonial Fokus KPI

TATAP MUKA: Menteri BUMN Erick Thohir saat memimpin rapat di kementerian BUMN, Erick menyampaikan selama tiga bulam ini BUMN tidak ada acara seremonial acara harus fokus KPI. DADAN RAMDAN/PASUNDAN EKSPRES

JAKARTA-Prosesi serah terima jabatan Menteri BUMN dari Rini Soemarno kepada Erick Thohir berlangsung haru. Moment itu menjadi awal bagi Erick bertatap muka dengan jajaran direksi BUMN di Gedung Kementerian BUMN, Rabu (23/10).

Saat sambutannya, Rini mengucapkan terimakasih kepada jajaran direksi BUMN dan karyawan kementerian atas kerjasamanya selama ia menjabat Menteri BUMN.
Rini berharap Menteri Erick Thohir terus menjaga sinergi BUMN yang telah dibangunnya.

Selama ini, Rini telah berhasil bersinergi dan berkomunikasi, hingga BUMN terus maju dan berkembang.

Hal ini terbukti dengan menambah asset BUMN, bahkan setoran pajak atau deviden kepada negara terus meningkat.

“Berkat Bu Rini lah sinergi BUMN berjalan. Rakor pertiga bulan dengan motto One Nation, One Vision, One Family to Excelent, program.CSR terus meningkat. Beliau orang hebat, semoga panjang umur dan sehat,” kata Budi Antono Dirut PT. DAHANA.

Usai prosesi sertijab. Budi Antoni berkesempatan berjabat tangan dengan Menteri BUMN yang baru Erick Thohir,”saya dari DAHANA pak menteri,” sapa Budi.
“Oh bahan peledak ya ?” jawab Erick Thohir.
“Iya pak menteri, kami suplai bahan peledak me Adaro juga pak,” tambah budi.

Dalam kesempatan itu, Erick memanggil semua dirut dan menyampaikan gagasannya, bahwa selama tiga bulan ini, tidak ada acara seremonial dan harus fokus kepada Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkan Presiden.

Budi Antono berharap Menteri Erick bisa melanjutkan dan bahkan lebih baik lagi dari Rini Soemarno, BUMN harus menang. Budi juga berharap DAHANA dapat menembus Freeport, Newmont dan KPC dengan dorongan Menteri BUMN dan pemerintah.

“Beliau itu orang berjiwa muda dan bermental juara,” tukas Budi Antono. (dan)