Ngeri Cuy! Ini Risiko Gauli Istri dan Lelaki Lain Lewat Dubur

Hukum Risiko Gauli Istri dan Lelaki Lain Lewat Dubur menurut islam

MUI (Majelis Ulama Indonesia) telah menerbitkan fatwa hubungan seks melalui dubur hukumnya haram. Fatwa tersebut termaktub dalam Fatwa MUI Nomor 57 Tahun 2014 tentang Lesbian, Gay, Sodomi, dan Pencabulan.

Fatwa yang diterbitkan pada 31 Desember 2014 itu diteken oleh Ketua MUI Komisi Fatwa kala itu. Yakni H Hasanuddin AF dan Sekretaris Komisi Fatwa MUI HM Asrorun Ni’am Sholeh.

BACA JUGA: Disusupi Virus Joker!! Berikut Daftar Delapan Aplikasi Android yang dapat Menguras Isi Rekening

Dalam fatwanya, MUI mengingatkan perilaku seks menyimpang tersebut harus ditinggalkan. Karena seks melalui dubur bisa membahayakan kesehatan.

“Intinya menggauli istri melalui dubur adalah haram. Begitu pula lelaki yang menggauli lelaki lain melalui duburnya,” kata Ketua MUI, Abdullah Jaidi di Jakarta, Selasa (14/9).

Dari sisi pidana, karena suami istri susah dinisbahkan UU pelecehan seksual. Tetapi secara agama hukumnya haram. “Karena pasti ada dampak negatifnya menyangkut kesehatan. Baik suami maupun istri. Karena itu tempat jalur kotoran yang bisa mengakibatkan penyakit bermacam-macam,” papar Jaidi.

Hukum Risiko Gauli Istri dan Lelaki Lain Lewat Dubur Menurut Islam

Berikut Fatwa MUI Nomor 57 Tahun 2014 tentang Lesbian, Gay, Sodomi, dan Pencabulan:

Pertama : Ketentuan Umum

Di dalam fatwa ini yang dimaksud dengan :

Homoseks adalah aktifitas seksual seseorang yang dilakukan terhadap seseorang yang memiliki jenis kelamin yang sama, baik laki-laki maupun perempuan.