Raih Medali Perak Angkat Besi di Paralimpiade Tokyo 2020, Mensos Berikan Tabungan dan Penghargaan Bagi Ni Nengah Widiasih

JAKARTA  – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengapresiasi atas prestasi gemilang atlet cabang olahraga para powerlifting, Ni Nengah Widiasih yang sukses di kelas 41 kg putri ini meraih medali perak pada Paralimpiade Tokyo 2020.

Penghargaan bagi Penyandang Disabilitas berprestasi dari Menteri Sosial RI tersebut diserahkan langsung kepada Ni Nengah Widiasih oleh Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (RSPD), Eva Rahmi Kasim dalam bentuk tabungan Sertifikasi Kepelatihan senilai Rp 20 juta.

Atlet perempuan berusia 28 tahun asal Bali ini sukses meraih medali perak dari cabang angkat berat di Tokyo International Forum. Pergelaran Paralympic merupakan yang ketiga kalinya bagi Ni Nengah Widiasih, sekaligus berhasil memperbaiki ranking dan prestasi dengan mencatatkan angkatan terbaik 98 kg.

“Saya bangga bisa mewakili Indonesia, karena di Paralympic Tokyo bisa memperbaiki ranking dan prestasi. Jadi, saya sangat bangga bisa mengibarkan sang merah putih di ajang Paralympic,” tutur Ni Nengah Widiasih.

Ke depan, ia berharap agar teman-teman Penyandang Disabilitas bisa lebih mandiri dan berani menunjukkan dirinya untuk mencapai semua mimpi. “Hal terpenting adalah jangan pernah putus asa dan harus yakin kepada diri sendiri selama kita mau kerja keras dan berusaha maka tidak ada yang mustahil,” tandasnya.

Ni Nengah Widiasih sejak usia 3 tahun sudah menggunakan kursi roda karena ia didiagnosa mengalami penyakit polio yang menyebabkan kedua kakinya tidak dapat berjalan dengan normal.