PT Liga Indonesia Baru Umumkan Liga 1 dan 2 Musim 2020 Resmi Batal

JAKARTA – Rapat Exco PSSI dengan PT Liga Indonesia Baru memutuskan untuk membatalkan kelanjutan kompetisi Liga 1 dan 2. Rapat tersebut memutuskan beberapa hal tentang pembatalan kompetisi yang dihentikan beberapa bulan lalu.

Beberapa keputusan tersebut di antaranya musim kompetisi 2020-2021 dibatalkan karena kondisi darurat terkait pandemi Covid-19.

Hal kedua yaitu tidak ada juara dan tidak ada degradasi. Dan yang ketiga yakni peserta kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2021 merupakan peserta kompetisi musim 2020.

Sementara itu, keempat, kontrak pemain diatur oleh klub mengacu kepada aturan keadaan darurat di dalam kontrak masing-masing klub.

Ketua PSSI Mochammad Iriawan (atau yang akrab dipanggil Iwan Bule, red) menjelaskan keputusan rapat Exco didasari masukan dari beberapa klub Liga 1 dan 2. Sebelumnya pemilik klub sempat mengadakan pertemuan virtual pada Jumat pekan lalu.

”Berdasarkan masukan dan kemudian Exco PSSI membahasanya, akhirnya diputuskan soal kejelasan Liga 1 dan 2 itu. Exco PSSI memutuskan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020 dibatalkan,” ujar Iriawan.

Terpisah, Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita menuturkan, keputusan ini sebelumnya sudah disampaikan kepada pemilik klub. Ia juga sudah sampaikan melalui beberapa anggota PT. LIB melalui virtual meeting pekan lalu.

”PT LIB sudah mempresentasikan alasan kenapa liga tidak diizinkan, termasuk surat permohonan izin dan berbagai upaya yang sudah dilakukan termasuk melakukan kunjungan kepada petinggi dan  pejabat terkait,” katanya lagi.

Di kesempatan berbeda, Direktur Operasional PT. LIB Sudjarno yang menghadiri virtual meeting menegaskan apa saja kesimpulan dari pertemuan tersebut.

Menurutnya, keinginan rata-rata pemilik klub yang hadir menginginkan jika kompetisi akan dimulai dengan musim baru.

”Kesimpulannya klub-klub Liga 1 ingin menatap musim baru. Mereka menginginkan musim 2020 dibatalkan dan musim 2021 dimulai. Demikian pula dengan mayoritas klub Liga 2 sepakat agar kompetisi musim 2020 dibatalkan,” pungkas Sudjarno.