Apa Kata Kepala Desa Nglegok?

Apa Kata Kepala Desa Nglegok?
Penyerahan peta citra desa fakultas geografi UMS kepada desa Nglegok,Kec Ngargoyoso, Kab Karanganyar, Jawa Tengah, Senin 23 Agustus 2021.
0 Komentar

Oleh :

Agus Anggoro Sigit,SSi.M.Sc dan Drs.Priyono,M.Si

(Dosen Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta)

PETA CITRA DESA

Yang besar dikecilkan

Yang kecil dibesarkan

Begitulah karya manusia

Di bidang geografi dan kedokteran

Berlawanan tapi saling bermanfaat

Dengan peta kulihat desaku secara menyeluruh

Kenampakan bentang alam dan budaya saling tertata

Berpadu dalam irama yang syahdu

Kulihat sungai, lembah, terasiring dan hamparan sawah,tegalan nan hijau

Permukiman berselang dengan pepohonan dan jalan menanjak dan menuruni lembah

Indahnya desaku di lereng gunung lawu

Tempat aku dibesarkan dan membesarkan keturunanku

Tinggi tempatku dan sejuk hawa lingkunganku

Menambah kesyukuranku kepada Allah swt

Kaerena hidup tentram dan damai

1000 Peta Desa adalah  salah satu program unggulan  Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk pengadaan peta citra desa se provinsi Jawa Tengah dan sekaligus dalam rangka menunjang kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi muhammadiyah, dharma ketiga yaitu pengabdian pada masyarakat dan dharma keempat : amar ma’ruf nahi mungkar. Dengan program ini mahasiswa Fakultas geografi UMS secara langsung sudah menerapkan ruh MBKM sejak enam tahun yang lalu, yang MBKM tersebut baru aja dicanangkan oleh mas Menteri Pendidikan. Program unggulan kedua adalah program kemitraan dengan Musyawarah Guru Geografi SMA yang sudah terealisir untuk pulau Jawa, dan setelah tahun 2021  memperluas ke luar Jawa. Program kemitraan dimaksudkan untuk memberikan workshop yang terkait dengan pembelajaran berbasis penginderaan jauh, SIG dan peran drone dalam kajian materi geografi dan memberikan ketrampilan menulis di jurnal,PTK,Koran serta menulis puisi geografi. Disamping itu juga ada field work untuk menjelaskan fenomena geografi.

Jika program unggulan seribu peta desa dimulai tahun 2014, maka program kemitraan dimulai 4 tahun lebih awal.  Alhamdulillah program 1000 peta desa walaupun pelan namun program berjalan berkelanjutan, sejak diluncurkan hingga kini belum pernah stagnant. Hingga tahun ke VI tercatat sudah ada sekitar 87 desa di wilayah Jateng   dan sebagian Jatim yang sudah mendapat hibah peta desa dari program ini, dengan total beaya sekitar 87 x Rp. 2.500.000,- = Rp. 217.500.000,- semua dibeayai murni dari mahasiswa.

0 Komentar