Empat Kompetensi Menulis Guru Yang Harus Dimiliki

Oleh: 1.Agus Anggoro Sigit,S.Si,M.Sc ( Dosen Fakultas Geografi UMS dan fasilitator Workshop Penulisan Ilmiah )

2.Drs.H.Priyono,M.Si ( Dosen Fakultas Geografi UMS dan Fasilitator Workshop Penulisan Ilmiah)

Berbasis pendekatan sekolah yang sering diungkapkan oleh pakar Geografi Prof.Dr.Suratman WS , jalinan Perguruan Tinggi denga SMA sangat diperlukan untuk kesinambungan kurikulum geografi sehingga komunikasi keduanya harus dijalin melalui jalur resmi Musyawarah Guru Mata Pelajaran Geografi di SMA atau MGMP Geografi yang tiap kabupaten/kota sudah eksis keberadaannya. Guru besar Geografi UGM sekaligus Pembina swaliba sekolah tersebut mempopulerkan kelekatan jaringan keduanya dengan program Goes to School dan Goes to Campus agar bisa Memahami makna setelah melihat dari dalam.

Kegiatan kolaborasi kali ini dikemas dalam sebuah workshop selama dua hari full melalui daring dan diberi tema :” Workshop Penulisan Karya Ilmiah ,Penelitian Tindakan Kelas,Koran dan Puisi Geografi “, yang dilaksanakan tgl 23 dan 30 juni 2021. Jika yang terbiasa dilakukan oleh dua Institusi ketika berjejaring diawali dengan mengeksekusi MoU dahulu, akan tetapi kali ini dibuat terbalik, kegiatan dulu baru penandatangan MoU yang didesign untuk pengembangan berbagai ketrampilan Guru di era milenial dalam waktu lima tahun ke depan.

Fasilitator yang memberikan materi workshop ini diampu oleh mereka yang memiliki prestasi di bidangnya misalnya materi tentang penulisan jurnal ilmiah maka dipilih dosen yang sudah memiliki jurnal yang terbit di Scopus Q1 atau jurnal bereputasi tingkat Internasional. Dua dosen Geografi itu adalah Jumadi,SSi,MSc,PhD dan Aditya Saputra,S.Si,M.Sc,PhD, Keduanya adalah alumni Geo UMS,Geo UGM dan Inggris serta Selandia Baru.  Materi kedua tentang Trik menulis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diasuh oleh Dr.Choirul Amin,S.Si,M.M , yang memiliki prestasi dalam bidang PTK karena karyanya bisa diterbitkan di sebuah jurnal guru tingkat Nasional sehingga mendapatkan apresiasi ke Jakarta untuk presentasi karya PTK nya denga tiket dan hotel gratis.

Agus Anggoro Sigit,S.Si,M.Sc yang sehari harinya mengajar GIS memaparkan pengalamannya tentang trik menyusun puisi Geografi . Membuat puisi itu harus menyentuh perasaan, bersyukur atas nikmat Allah dan runtut serta substansial dan tidak harus berakhiran dengan  huruf yang sama. Dosen yang sudah menelorkan puisi Geografi lebih dari 50 karya dan sering ditampilkan sendiri dalam event wisuda Fakultas juga menjadi perias syair puisi tk MGMP Geografi Nasional. Trik Menulis di Koran disampaikan dosen senior Drs.H.Priyono,M.Si yang telah menulis artikel Koran sebanyak 340 judul baik di media level regional maupun nasional dan karyanya telah dibukukan dalam 15 buku resonansi , yang sebagian telah mendapat HAKI.

Ternyata kegiatan ini meskipun pesertanya tingkat provinsi akan tetapi yang bersemangat untuk mengikuti hanya 14 peserta saat trik dan 10 peserta saat klinik karena bersamaan dengan acara webinar dengan UNJ dan UGM serta ada penerimaan siswa baru yang banyak melibatkan panitia guru. Meskipun demikian, ternyata dari 14 peserta tersebut ada 6 orang yang berhasil artikelnya publish di Koran dan 6 orang lagi puisinya sedang berproses mendapat sentuhan dari fasilitator. Satu artikel PTK dan satu artikel Jurnal sedang berproses untuk disubmit.

Upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru Geografi Provinsi DIY dengan metode multiple yaitu pada hari pertama disampaikan trik menulis dilanjutkan dengan klinik artikel jurnal/proposal PTK/puisi geografi yang telah disiapkan oleh guru karena hari pertama dan kedua diberi selang satu minggu untuk buat tugas artikel. Disamping trik dan klinik, dilengkapi dengan WA grup untuk memacu atau memotivasi peserta agar lebih mendalami materi dengan cara share artikel publish dan diskusi sehingga problem pembuatan artikel bisa diselesaikan dalam kurun waktu workshop. Model thinking system ini telah diterapkan beberapa waktu yang lalu dengan MGMP Geografi DKI Jakarta dan telah menghasilkan publikasi buku ber ISBN setebal 258 hal dan akhirnya diterapkan pada MGMP Geografi berikutnya. Materi workshop sudah dishare ke peserta saat kegiatan berlangsung sehingga bahan dari fasilitator sudah ready for use.

Workshop ini agak beda dengan yang lain. Kegiatan peningkatan profesionalisme guru Geografi di bidang penulisan karya ilmiah ini berbasis pengembangan artinya setelah kegiatan selesai harus memiliki produk publikasi seperti artikel Koran terpublish, artikel jurnal terpublish, artikel ptk publish di jurnal dst. Alhamdulillah , workshop ini telah menghasilkan publikasi buku Resonansi 15 ber ISBN yang merupakan kumpulan artikel Koran yang telah dipublikasikan di media masa baik Koran offline maupun online, baik Koran level local maupun regional. Disamping buku kumpulan artikel koran, workshop ini juga mempublikasikan buku kumpulan puisi Geografi yang jumlahnya lebih dari 50 judul.

Inilah kegiatan yang berbasis pengembangan sehingga peserta memiliki produk monumental untuk meningkatkan kemampuan profesionalisme di bidang penulisan karya guru. Model kegiatan ini bisa diterapkan pada kegiatan sejenis sehingga semakin banyak produk publikasi guru baik publikasi dalam bentuk jurnal, PTK, puisi geografi dan publikasi koran. Implikasi dari publikasi ini menjadikan syiar kajian geografi lebih membumi.(*)