Islamafobia Menjangkiti Barat, Nyawa Muslim Melayang

Oleh: Inayah

Ibu Rumah Tangga dan Pegiat Dakwah

Duka nestapa menimpa satu keluarga Muslim di selatan provinsi Ontario, Kanada tewas di serang. Serangan itu diduga sudah direncanakan. Keluarga muslim tersebut  terdiri dari 4 orang. Keempatnya ditabrak dengan truk pick-up yang dikendarai seorang pria.

Pria penabrak itu berusia 20 tahun, mengenakan rompi’ seperti pelindung tubuh’, dia melarikan diri dari tempat kejadian dan ditangkap di sebuah mall 7 km ( empat mil) dari persimpangan di London, Ontario di mana peristiwa terjadi.

Ada bukti bahwa  hal ini adalah tindakan yang direncanakan, di motivasi oleh kebencian .Diyakini bahwa para kortban tersebut menjadi sasaran kebencian barat terhadap etnis Muslim, hal ini di ungkapkan oleh Inspektur Detektif Paul Waight pada kopnferensi pers. Dilansir AFP, Selasa (8/6/2021).

Tragedi ini terjadi saat meningkatnya kebencian terhadap Muslim di berbagai propinsi  di seluruh kota di Kanada, atas hal ini menurut Perdana Menteri Kanada Justin Trudu  mengatakan Kepada komunitas muslim di london dan seluruh dunia islam bahwa kaum Muslim bersama kami  dan  bagi islamofobia tidak ada  tempat bagi kami. Begitupun Perdana Menteri Pakistan juga mengutuk tragedi tersebut dengan mengatakan bahwa tragedi itu adalah terorisme yang nyata,  di dorong oleh kebencian yang tega membunuh umat Islam.

Tragedi ini tidak hanya kali ini saja, tapi sudah berulang. Terjadi Sejak adanya tragedi hancurnya gedung WTC di New York. Maka senantiasa Islam dan ajarannya menjadi obyek yang terus menjadi tuduhan secara masif yang di hembuskan barat, terlebih opini di media masa menggambarkan islam itu ajaran yang barbar, tidak manusiawi, radikal, ekstrimis, teroris dan image- image negatif lainnya.

Barat dengan mengusung ide HAM , yang terus di gemborkan ke dunia, tapi realitasnya berbeda,  tatkala kaum muslim yang ingin hidup bebas dengan melaksanakan syariah Islam, seorang wanita muslimah menutup aurat. tetap saja menjadi sasaran kebencian, dimanakah HAM bagi  kaum Muslim?

Islamofobia haruslah segera di hentikan, karena akan membahayakan kaum Muslim secara keseluruhan.  Telah jelas bahwa masalah islamafobia menampakan kebencian orang- orang Barat terhadap Islam. Dan tidaklah cukup hanya sekedar kecaman saja dari para pemegang kekuasaan, atau sekedar menjelaskan ajaran-ajaran islam saja pada mereka. Tapi perlu solusi yang mengakar yang dapat menghentikan fitnah- fitnah dan juga tuduhan miring yang di tujukan pada islam dan kaum Muslim

Allah SWT telah berfirman yang artinya; “ Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang tersembunyi di hati mereka lebih jahat. Sungguh , telah kami terangkan  kepadamu ayat-ayat kami, jika kamu mengerti.”( TQS Ali-Imran (3):118).

Memang, harusnya menjadi sebuah renungan bagi kaum muslim, bahwa apa yang di gambarkan oleh Allah SWT, tentang sikap barat yang terus menerus membuat susah dan keburukan yang  ditimpakan pada islam, jelas bahwa selama umat islam hidup dalam sistem yang dibuat oleh aturan manusia yang telah membuat tidak nyaman, aman, dan tenang, karena umat islam bukan hidup di habitatnya, sehingga akan terus saja barat menimpakan kesusahan dan kejahatan.

Kapitalis sekuler liberal yang terus di terapkan di seluruh dunia,  telah nyata terbukti memusuhi islam dan kaum muslimin. simbol-simbol islam pelan tapi pasti terus di hilangkan, mulai dari jibab, celana cingkrang, janggot, dan lain sebagainya.. Hukum-hukum islam pun di imagekan menjadi ajaran yang menjadi biang kerusuhan.

Umat Islam tidaklah mungkin bisa hidup tenang ,  selama sistemnya tidak berubah. Dan kehormatan umat Islam tidak ada yang melindungi, jangankan nyawa umat Islam yang melayang, kehormatan seorang wanitapun tatkala di lecehkan tidak ada yang membela.

Berbeda kondiisinya apabila sistem Islam diterapkan. Maka kehormatan dan nyawapun akan dilindungi.  Hal ini pernah terjadi pada masa kekhalifahan Al- Mu’tashim billah, tatkala seorang wanita Muslimah dilecehkan  oleh orang Yahudi  yaitu jilbabnya dikat ke belakang sehingga tersingkap auratnya ketika berada di pasar, maka wanita tersebut berteriak, dimanakah Mu tashimbillah. Di dengar oleh seorang pemuda muslim maka dia membunuh yahudi tersebut. Dan pemuda tersebuit pun terbunuh.

 

Maka kabar permintaan tolong wanita muslimah tersebut didengar oleh khalifah  AL- Mutashimbillah.  Beliau langsung mengirimkan pasukanya sejumlah 3000 tentara untuk mengepung dan memerangi orang- oarng Yahudi yang sudah melecehkan wanita tersebut. Sehingga gentarlah orang-yahudi tersebut. Betapa khalifah sebagai junnah( pelindung) telah terbukti mampu menjaga kehormatan muslimah. Bagaimana dengan kondisi sekarang, jangankan sekedar pelecehan, pembunuihan yang di alami saudara kita di kanada tidak ada yang melindungi, hanya sekedar kecaman saja.

Di sisi Allah SWT, hilangnya nyawa seorang muslim lebih besar perkaranya dari pada hilangnya dunia. Rasulullah saw, bersabda yang artinya: “Hilangnya dunia, lebih ringan bagi Allah dibanding terbunuhnya seorang mukmin( H.R An-nasai dan At-turmudzi).

Betapa luhur dan mulyanya ajaran Islam, yang mampu melindungi, menjaga kehormatan warganya dari keburukan dan kejahatan manusia.  Dan dalam Islam sanksi yang tegas akan diberikan bagi yang melakukan tuduhan dan fitnah. Dan bagi yang melakukan  pembunuhan dengan disengaja maka sanksinya adalah qishash sebab itulah sanksi yang menjadi jawabir(penabus) dan jawajir( pencegah).yang sesuai dengan  Al-Quran.

Sudah saatnya umat islam rindu dan berharap serta bersama memperjuangkan hukum-hukum islam agar segera tegak di muka bumi. Sehingga kemulyaan islam dan ajarannya dapat dirasakan oleh seluruh umat manusia, dan Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamiin dapat tersebar ke seluruh pelosok dunia dengan dakwah dan jihad yang dipimpin oleh seorang khalifah.

Waalahu a’alam biash-shawab