Ketimpangan Sosial di Masyarakat, Kini Semakin Berkarat?

Oleh: Irah Wati Murni, S.Pd

Beragam masalah di negeri ini seolah-olah kian hari terus memuai. Salah satunya masalah sulitnya mencari pekerjaan bagi Calon Pencari Kerja (Pencaker) lulusan SD dan SMP di Kabupaten Subang. (https://www.pasundanekspres.co/jabar/subang/lulusan-sd-dan-smp-sulit-kerja-di-perusahaan/).

Pasalnya , meski mereka memiliki keterampilan yang sudah dilatih oleh Balai Latihan Kerja (BLK) namun masih terkendala oleh kebijakan perusahaan yang menerapkan standarisasi bagi pekerjanya dengan pendidikan minimal SMA sederajat.

Keadaan seperti ini tentu membuat masyarakat harus berjuang sendiri-sendiri untuk bertahan hidup. Sebab mencari kerja dengan mudah saat ini menjadi suatu hal yang sulit didapatkan bagi masyarakat biasa apalagi dengan latar belakang pendidikan yang rendah kecuali bagi mereka yang punya uang, link dan berpendidikan tinggi. Padahal sudah sangat jelas, UUD 1945 dan sederet undang-undang lainnya memuat kewajiban atau tugas pokok pemerintah untuk memberikan pendidikan dan pekerjaan yang layak bagi warga negaranya. Namun mengapa terjadi ketimpangan seperti ini?