Menabung itu Menyenangkan

Oleh:
Nisa Nurramdhiani Khofifah
Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah STAI DR. KHEZ. Muttaqien Purwakarta

Sebagaimana kita ketahui menabung memang sangat dianjurkan untuk siapa saja karena dengan menabung kebutuhan dan keinginan di masa depan bisa terpenuhi. Bahkan, sejak masih kecil orang tua selalu mengajarkan kita untuk rajin menabung agar kita terbiasa menabung sejak dini. Saat ini, kesadaran akan menabung semakin berkurang. Bahkan untuk niatnya saja susah untuk ditumbuhkan, apalagi dalam hal menabung. Hal ini yang membuat orang-orang malas dan enggan untuk menabung.

Menabung dalam ilmu ekonomi adalah salah satu tindakan yang mempersiapkan tentang perencanaan-perencanaan masa yang akan datang serta sekaligus sebagai persiapan diri untuk menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005), menabung merupakan sebuah kata kerja yang memiliki arti yaitu menyimpan uang (di celengan, pos, bank, dan sebagainya). Secara luas menabung dapat diartikan sebagai suatu kegiatan menyisihkan sebagian pendapatannya untuk dikumpulkan sebagai cadangan pada masa yang akan datang.

Menabung, itu berarti kita sudah memiliki persiapan untuk masa depan kita, menabung juga membantu kita untuk memiliki modal (capital) ketika kita ingin melakukan suatu usaha sehingga kegiatan ekonomi kita berlangsung dengan produktif, dan tabungan yang kita miliki tentunya kita bisa digunakan untuk peroutaran modal demi kesejahteraan kita dan keluarga.

Perilaku menabung sering diartikan sebagai kerangka kemampuan dan keinginan rumah tangga atau individu untuk menyimpan uangnya. (Eriksson & Hermansson, 2014).

Menanamkan minat menabung pada anak sejak usia dini diharpkan mampu menumbuhkan kembali kebiasaan menabung pada generasi muda Indonesia selanjutnya yang pada akhirnya mampu memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.

Darmin, Menko RI dalam sebuah kesempatan pernah mengatakan bahwa menabung itu (harus) menjadi kesenangan, bukan hanya itu merasa yang didorong-dorong merupakan kesenangan untuk menabung.

Darmin mengatakan , tanpa ada kesenangan dari dalam diri, masyarakat justru akan sulit untuk menabung. Menabung sudah harus mulai dibiasakan sejak usia dini. Sehingga, orang-orang mulai belajar mengatur keuangannya untuk ke depannya.

Kebiasaan itu akan membuat anak-anak kita ini betul-betul menguasai dan merancang apa yang bisa dia lakukan tergantung sumber daya yang dia miliki itu jadi modal besar buat mereka.

Dalam menjalani kehidupan yang akan datang, tidak ada yang tahu kita akan seperti apa dan bagaimana kondisi keuangan kita dimasa depan nanti, maka dari itu yang harus kita lakukan saat adalah dengan menabung.

Manfaat menabung bisa kita rasakan hasilnya kekita kita komitmen dan terus menerus melakukannya dengan teratur, dilansir dari oyindonesia, Sabtu (8/2/2020).

1. Menabung sejak dini bisa membantu menyiapkan kebutuhan masa depan
Dengan menabung, kebutuhan masa depan kita tidak diragukan lagi. Apalagi masa depan memang menjadi satu hal tidak bisa kita prediksikan. Misalnya saja di masa depanmu mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, mau tidak mau kita harus mengeluarkan uang, dengan kita memiliki tabungan mudah saja karena memiliki simpanan.
2. Menabung bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih disiplin
Membuat pribadi yang lebih disiplin, kok bisa? Tentu bisa, karena dengan menabung membutuhkan komitmen dan dilakukan secara terus menerus. Ketika kita sudah disiplin dalam keuangan, otomatis kita juga akan disiplin dalam segala hal.
3. Menabung membuat kita menjadi pribadi yang bisa berhemat
Menabung meningkatkan kemampuan kita mengatur keuangan dengan bijak. Menabung juga mengajarkan kita untuk tidak membeli sesuatu yang hal yang kurang berguna dan menyimpan uang agar bisa digunakan untuk kebutuhan hari tua nanti.
4. Menabung mencegah kamu untuk berhutang
Hutang merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari oleh kalangan masyarakat terutama jika kita sedang mengalami kuadaan darurat dan membutuhkan dana yang tidak sedikit, dengan terpaksa kita harus berhutang untuk itu baik ke orang lain ataupun berhutang ke bank. Nah dengan kita menabung tidak perlu kita berhutang karena kita memiliki simpanan berupa tabungan.

Dan rugi sekali orang yang tidak memiliki tabungan karena dengan adanya tabungan sebagai investasi masa depan, nungkin ada saja pengeluaran yang harus dibayarkan setiap bulannya, disamping biaya-biaya tak terduga.

Tidak hanya orang yang memiliki uang banyak saja yang bisa manabung, bahkan yang sedang bekerja dan berpenghasilan minim pun bisa menabung, apalagi jika menjadi tulang punggung keluarga. Jika gaji terus-menerus habis, anda berujung pada kemiskinan dan kebangkrutan. Padahal kalau cermat mengontrol dan menyimpan uang, bukan hanya memiliki cadangan atau simpanan saja, tetapi anda bisa mendapatkan kemudahan di waktu yang akan datang.

Lantas bagaimana caranya mengontrol dan menyimpan uang tanpa harus kehabisan tiap bulannya? Berikut tips menabung bagi yang bekerja dan memiliki penghasilan minim.

1. Buatlah tujuan
Dengan adanya tujuan yang diimpikan, anda akan semakin terarah, bersungguh-sungguh, dan tetap fokus mengejar impian. Tujuan yang jelas membuat da menabung lebih efektif ketimbang menabung tanpa tujuan dan keinginan yang jelas.gunakan tujuan sebagai motivasi anda agar tetap semangat menabung.
2. Menabung di awal
Ketika waktu gajian, sebaiknya anda langsung menyisihkan sebagian gaji untuk ditabungkan sebelum menggunakan sisanya untuk kebutuhan lain. Namun sebelumnya, tentukan berapa persen uang yang akan ditabungkan dengan penentuan nominal yang tidak realistis atau salah perhitungan biasanya menjadi penghambat orang untuk menabung. Mulailah menabung setidaknya sepuluh persen dari gaji, meskipun sedikit menabung, berapapun nominalnya jauh lebih baik daripada tidak sama sekali.
3. Buat anggaran
Jika sudah menyisihkan uang untuk menabung, catat semua kebutuhan yang diperlukan. Utamakanlah kebituhan dibanding keinginan. Semua ini bertujuan agar anda dapat mengalokasikan kebutuhan secara efisien.
4. Bawa bekal dari rumah
Bagi pekerja yang sibuk, membayangkan menyiapkan bekal untuk makan siang saja sudah malas. Memang berat harus meluangkan waktu memasak sebelum berangkat bekerja. Namun, bila dihitung-hitung, selisih dengan belu makan siang di kantor sangatlah jauh. Maka mulailah berhemat dengan keuangan anda sekarang.
Untuk kalian yang sulit menabung, dibawah ini adalah beberapa tips untuk menghemat uang yang dapat membantumu mengembangkan strategi yang sederhana dan realistis, sehingga kamu dapat menabung untuk jangka pendek maupun jangka panjang dilansir dari Bank of America, Sabtu (8/2/2020).
1. Catat pengeluaran
Tips yang pertama untuk memulai menabung adalah dengan mencari tahu berapa banyak uang yang kamu belanjakan nantinya.
Selalu pantau pengeluaran dengan membuat catatan setiap kamu menerima dan mengaluarkan uang agar kamu mengetahui pengeluaranmu setiap harinya, jangan lupa sisihkan uangmu untuk ditabung.
2. Anggaran untuk berhemat
Setelah kamu mencatat kebutuhanmu selama satu bulan, kamu dapat mulai mengatur pengeluaran yang tercatat dalam anggaran yang dapat diterapkan.
Anggaran harus menjelaskan bagaimana pengeluaranmu yang pakai sesuai dengan penghasilanmu, sehingga kamu dapat membatasi pengeluaran jika berlebih.
3. Memangkas pengeluaran
Jika pengeluaranmu terlalu tinggi dan tidak ada uang yang bisa ditabung, maka sudah saatnya kamu mengurangi pengeluaranmu.
Seleksilah hal-hal yang tidak penting. Cara sederhana misalnya dengan tidak mudah tergoda dengan keinginanmu dan utamakanlah apa yang menjadi kebutuhan terlebih dahulu.
4. Tetaplah tujuan penghematan
Tips lain menghemat uang adalah dengan menetapkan tujuan. Mulailah dengan memikirkan apa yang ingin kamu selamatkan, misalnya kamu mau menikah atau merencanakan sesuatu yang memang sangat bermanfaat untuk masa depan nanti.
Kemudian mencari tau berapa jumlah uang yang dibutuhkan dan membuat perkiraan berapa lama kamu bisa mengumpulkannya.
5. Tentukan prioritas
Setelah pengeluaran dan penghasilan, sasaran kamu cenderung memiliki dampak terbesar pada bagaimana kamu mengalokasikan tabunganmu.

Pastikan untuk mengingat tujuan jangka panjang agar kamu benar-benar menabung untuk prioritas jangka panjangmu.

Dengan menabung kita diajarkan bagaimana cara untuk mengatur keuangan, bersabar dan konsisten. Selain itu, juga dengan manabung kita dapat mempertimbangkan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari, atau mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, tentu hal tersebut juga harus disertai dengan kesabaran, susah payah, konsistensi, dan lainnya.

Banyak kaum milenial yang tidak punya tabungan atau memiliki sedikit simpanan. Padahal ini tidak baik baru kehidupan mereka. Menabung juga dapat diartikan sebagai sesuatu investasi untuk mengatur kehidupan dalam memcapai kemakmuran.

Setelah mengetahui dan memahami bahwa menabung itu sangat mudah dan menyenangkan, bahkan siapa pun bisa menabung tanpa adanya alasan, yuk mulailah untuk berproses memanage keuangan untuk investasi masa depan.(*)