Menjadi Akademisi dan Praktisi Sebagai Bentuk Implementasi Teori dengan UMKM Produsen Tas di Kota Subang

Menjadi Akademisi dan Praktisi Sebagai Bentuk Implementasi Teori dengan UMKM Produsen Tas di Kota Subang
0 Komentar

Oleh : Irma Mandasari Hatta, SE,.MM
(Dosen Program studi Ekonomi syari’ah STEI Al-Amar Subang)

Di era penuh persaingan seperti saat ini, dibutuhkan karya-karya nyata guna berkontribusi pada pembangunan bangsa. Sebagai seorang dosen, peran ini memberi ruang dalam rangka memberikan sumbangsih fikiran pada ruang-ruang kelas. Namun peran tersebut akan sangat baik ketika seorang dosen juga menjadi praktisi. Hal ini bertujuan dalam mengoptimalkan perumusan kurikulum yang harus adaptif dengan kebutuhan di Industri dan memberi ilustrasi apa yang terjadi di dunia industri saat ini. Berdasar pada hal ini, lahir sebuah UMKM yang memproduksi Tas di wilayah Kabupaten Subang dengan brand Jasmine yang berdiri sejak tahun 2019. Tidak hanya Tas, UMKM Jasmine juga memproduksi Jam tangan Kulit, dan Sendal Kulit yang dibuat di Pagaden, Subang yang bisa dilihat pada akun resmi instagramnya: @jasmineleather.id.

Produk Jasmine dilirik oleh ibu-ibu pejabat di Subang termasuk langganan utamanya adalah Ibu Kapolres Subang Ny. Dhiny Aries widianto (Ibu Kapolres Subang waktu itu). Pada bulan Desember 2020 Brand Jasmine juga menjadi salah satu UMKM terpilih yang mewakili Polres Subang di jajaran Polda Jabar untuk Mengikuti pelatihan dan mendapat bantuan langsung dari Pembina Utama Bhayangkari Jendral Polisi Drs. Idham Aziz M.Si (Kapolri Saat itu). Hal ini menunjukkan bahwa UMKM lokal mampu berbicara banyak di kancah nasional.

Baca Juga:54% Naikkan Impor Cabai, Harga Cabai Petani Negeri Kian LandaiDr Aqua: Waktu bukan Hanya Soal Uang, Tapi Kesempatan untuk Menuai Kebaikan

Dalam mewujudkan pemberdayaan UMKM di wilayah Kab subang, tujuannya adalah membangun generasi bisnis bagi kaum muda. Di masa pandemi ini, inilah saat nya kita memasuki era digital yang sebenarnya. Karena kan sekarang apa-apa serba internet, sehingga sudah waktunya kita fokus di penjualan online baik itu market place atau digital online lainnya. Dengan turut serta mendukung penjualan pedagang UMKM di bidang fashion, secara tidak langsung banyak yang ikut terbantu contoh nya para penjahit dan keluarganya, juga para reseller-reseller kami lainnya.

Namun, menjalankan sebuah usaha tidak semudah membalikkan telapak tangan. Persaingan usaha semakin kompetitif dari waktu ke waktu, baik skala besar maupun kecil, apalagi di era digital seperti sekarang. Diperlukan strategi agar pelaku UMKM bisa bertahan dan mengembangkan bisnisnya, yang bisa diterapkan dalam membangun UMKM.

0 Komentar