Saatnya Gotong Royong Membangun Subang

Oleh : Agus Masykur

Wakil Bupati Subang

Euforia kemenangan masyarakat Subang dalam menyambut hadirnya pemimpin baru terlihat jelas manakala Bupati dan Wakil Bupati Subang baru saja dilantik. Optimisme yang begitu besar akan hadirnya wajah Kabupaten Subang yang jauh lebih baik mereka ekspresikan dalam berbagai bentuk. Mulai dari ungkapan – ungkapan bernada semangat yang ditunjukkan di media sosial, sampai dengan membuat lukisan – lukisan yang menggambarkan kondisi Subang di masa yang akan datang. Apa yang ditunjukkan oleh masyarakat Subang tersebut tentunya menjadi energi positif bagi pemerintah kabupaten Subang untuk senantiasa memberikan yang terbaik bagi mereka yang telah memberikan mandatnya.

Beragam pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian khusus kini tengah menanti. Dalam bidang pendidikan misalnya, memperbiki ruang kelas yang mengalami kerusakan cukup parah menjadi salah satu tugas pemerintah daerah dalam upaya mengejar ketertinggalan dari daerah – daerah lainnya di Jawa Barat. Demikian halnya dengan peningkatan kompetensi serta kesejahteraan para guru yang merupakan pra syarat tercapainya peningkatan mutu pendidikan di suatu daerah. Ketiga persoalan tersebut tentunya perlu segera diselesaikan dengan mengeluarkan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran.

Selain bidang pendidikan, kondisi kesehatan masyarakat pun menjadi perhatian pemerintah daerah dalam upaya melahirkan generasi unggul yang memiliki daya saing tinggi. Penyebaran penyakit HIV – AIDS serta tingginya jumlah penderita kekerdilan (stunting) merupakan sebagian kecil dari sekian banyak gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan khusus. Dalam hal ini edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga asupan gizi sejak bayi berada dalam kandungan perlu dilakukan secara berkesinambungan untuk mencegah bertambahnya jumlah penderita stunting. Adapun pendidikan agama dan kesehatan reproduksi bagi para remaja perlu dilakukan untuk mencegah mewabahnya virus HIV – AIDS.

Begitu pula halnya dengan bidang ekonomi. Kabupaten Subang sebenarnya memiliki banyak potensi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya apabila dikelola dengan sebaik – baiknya. Adapun pertanian menjadi salah satu bidang garapan yang perlu terus dikembangkan  dalam rangka mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama mereka yang tinggal di daerah Subang bagian utara. Untuk itu dukungan infrastruktur penunjang seperti irigasi dan akses jalan sangatlah diperlukan. Di samping itu kegiatan berupa penyuluhan kepada para petani juga sangat diperlukan agar pola tanam yang mereka lakukan dapat benar – benar efektif dan efisien. Kondisi tanah di setiap daerah tentunya memiliki karakteristik masing – masing yang perlu penanganan secara tepat.

Sama halnya dengan pertanian, Kabupaten Subang juga memiliki lahan yang sangat subur untuk digunakan sebagai lahan perkebunan, khsususnya daerah Subang bagian selatan. Beragam tanaman seperti nanas, kopi, teh dan tanaman lainnya dapat tumbuh dengan baik di daerah dataran tinggi tersebut. Buah nanas yang dihasilkan akan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi apabila diolah terlebih dahulu dan dikemas semenarik mungkin. Dalam hal ini penggunaan teknologi pangan secara tepat guna akan mampu mendongkrak pendapatan masyarakat secara signifikan. Demikian halnya dengan biji kopi  serta daun teh pilihan yang diolah dan dikemas secara modern akana memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan mampu menembus pasar domestik dan internasional.

Pada sektor pariwisata, kabupaten Subang sebenarnya memperoleh manfaat yang sangat besar dari dibukanya akses tol Cipali. Para wisatawan tidak hanya datang dari daerah ibukota, Banten maupun Sumatera, akan tetapi mereka yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur juga semakin banyak yang datang berkunjung. Hal ini akan sangat mendukung berkembangnya destinasi – destinasi wisata baru di Kabupaten Subang yang juga menawarkan pengalaman yang tak akan pernah terlupakan oleh para wisatawan. Bertambahnya jumlah wisatawan juga akan memberikan dampak positif bagi usaha kuliner lokal seiring kian banyaknya titik persinggahan bagi para wisatawan.

Hal lain yang juga menjadi pekerjaan rumah pemerintah Kabupaten Subang  adalah terkait penanganan bencana alam di berbagai daerah rawan bencana. Beberapa daerah diketahui memiliki potensi banjir dan longsor yang perlu diwaspadai terutama saat datangnya musim hujan. Menyikapi kondisi tersebut, normalisasi aliran sungai di daerah rawan banjir serta menjaga kelestarian tumbuhan di daerah – daerah rawan longsor merupakan langkah yang perlu dilakukan guna mencegah datangnya bencana serupa. Di samping itu memperbaiki akses jalan dan jembatan yang menghubungkan antar desa maupun  kecamatan juga menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya pemerintah daerah dalam melindungi kepentingan warganya.

Apa yang digambarkan oleh penulis di atas merupakan tugas atau pekerjaan yang harus diselesaikan oleh pemerintah daerah dengan sebaik – baiknya. Untuk itu Tim Optimasi dan Sinkronisasi (TOS) pun sengaja dibentuk untuk merumuskan berbagai langkah atau kebijakan yang tepat guna menyukseskan pembangunan di Kabupaten Subang selama lima tahun ke depan. Tak kurang dari 300 program kerja berhasil disusun oleh tim yang dinakhodai oleh mantan komisioner KPK Bibit Samad Riyanto itu. Dalam hal ini hadirnya penyelenggara pemerintahan daerah yang bersih, jujur dan amanah menjadi kunci terwujudnya tujuan pembangunan di kabupaten Subang sebagaimana yang kita cita – citakan.

Namun demikian, kesuksesan pembangunan di daerah tidak akan terwujud tanpa adanya peran serta dari warga maupun elemen pendukung lainnya. Pengawasan dari lembaga legislatif sangat diperlukan guna memastikan bahwa apa yang dikerjakan oleh pihak eksekutif tetap berada di jalur yang benar. Di samping itu berbagai masukan dari para pakar, akademisi serta masyarakat luas akan menjadi amunisi yang sangat berharga bagi Pemkab dalam menyelenggarakan roda pemerintahan secara jujur dan profesional.

Demikian halnya dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang secara konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat serta mengawal jalannya roda pemerintahan di daerah. Peran mereka sangat diperlukan dalam mendorong hadirnya wajah – wajah birokrat yang berintegritas dan memiliki kapabilitas. Sikap kritis mereka akan menjadi masukan yang sangat berharga bagi pemerintah untuk terus memperbaiki kekurangan yang ada.(*)