Tambang yang Berlubang

Oleh: Takhfa Rayhan

Kegiatan pertambangan adalah kegiatan yang lumrah terjadi di Indonesia, baik oleh perusahaan dalam negeri maupun mereka para investor-investor asing yang menanam modalnya di negeri ini. Harus diakui bahwa kegiatan pertambangan menjadi lahan yang sangat menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan suatu perusahaan maupun pendapatan negara.

Namun yang menjadi persoalan adalah dampak buruk yang dihasilkan dari proses penambangan bagi lingkungan lokasi tambang.

Seperti di daerah Sangihe, pulau kecil di ujung Sulawesi yang kali ini menjadi rencana lokasi pertambangan. Walau dampak buruk yang dihasilkan nyatanya Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tetap memberi izin PT TMS untuk menambang sekitar 42 ribu hektar pulau Sangihe, Tentunya hal ini mendapat penolakan dari warga sekitar.

Penolakan warga tersebut bukan tanpa alasan, berdasarkan undang-undang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (WP3K), bahwa pulau kecil seperti Sangihe dengan luas wilayah hanya sekitar 737 km2, seharusnya tidak boleh adanya kegiatan pertambangan di wilayah tersebut.