Dijadwalkan Menguji Mahasiswa Malam Ini, Rektor Univeritas Paramadina Meninggal Dunia di Usia 44 Tahun

JAKARTA-Kabar duka. Rektor Universitas Paramadina Prof. Firmanzah meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit, Sabtu (6/2).

Rektor muda berusia 44 tahun itu dikabarkan terserang vertigo. Teman dekatnya menyebut, Prof Fiz pernah mengeluhkan sakit lambung.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) Dr Beta Yulianita bercerita soal Prof Firmanzah yang sempat menjadi penguji sidang mahasiswa UI sebelum wafat. Dia mengatakan Prof Firmanzah juga dijadwalkan membimbing mahasiswa hari ini.

“Tadi dapat informasi 29 Januari almarhum masih uji sidang S3 di FEB UI dan nanti jam 8 bimbingan bagi mahasiswa. Manusia berencana, Allah yang menetapkan,” ujar Beta saat hadir di TPU Tanah Kusir, Sabtu (6/2).

Beta hadir mewakili pihak UI saat pemakaman. Beta menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Prof Firmanzah.

“Firasat kita untuk selaku dekat dengan Al-Qur’an dan untuk Mbak Nana (istri almarhum) dan keluarga, saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga bisa tabah. Insyaallah, Allah punya maksud yang baik,” ujarnya.

Ketua Yayasan Wakaf Paramadina Hendro Martowardojo juga turut hadir saat pemakaman. Sejumlah mahasiswa Universitas Paramadina juga hadir.

Firmanzah merupakan Rektor Universitas Paramadina yang juga guru besar di FEB UI. Almarhum diduga meninggal karena sakit vertigo.

Beta hadir mewakili pihak UI saat pemakaman. Beta menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Prof Firmanzah.

“Firasat kita untuk selaku dekat dengan Al-Qur’an dan untuk Mbak Nana (istri almarhum) dan keluarga, saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga bisa tabah. Insyaallah, Allah punya maksud yang baik,” ujarnya.

Ketua Yayasan Wakaf Paramadina Hendro Martowardojo juga turut hadir saat pemakaman. Sejumlah mahasiswa Universitas Paramadina juga hadir.

Sebelumnya, Prof Firmanzah meninggal dunia tadi pagi. Firmanzah merupakan Rektor Universitas Paramadina yang juga guru besar di FEB UI. Almarhum diduga meninggal karena sakit vertigo.

“Kabarnya beliau meninggal dunia karena vertigo,” kata salah satu dosen Universitas Paramadina Khoirul Umam saat dihubungi lewat telepon, Sabtu (6/2).

Khoirul mengatakan pihak keluarga belum memberikan konfirmasi resmi terkait penyebab meninggalnya almarhum. Namun informasi yang diterima rekan-rekan almarhum dari pihak rumah sakit, Prof Firmanzah meninggal dunia karena vertigo.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga terlihat melayat ke rumah duka di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat. Anies menyebut Firmanzah sebagai sosok ilmuwan yang tekun dan berakhlak mulia.

“Prof Fiz (Firmanzah) ini adalah seorang ilmuwan tekun, seorang yang muda dengan capaian-capaian yang luar biasa, akhlaknya mulia. Beliau menjaga silaturahmi dengan orang banyak,” kata Anies saat melayat ke rumah duka Prof Firmanzah di Sentul Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/2).

Dosen Universitas Paramadina Hendri Satrio, mengatakan Rektor Universitas Paramadina Prof. Firmanzah meninggal bukan karena Covid-19. Menurut informasi didapat Hendri, almarhum meninggal karena sebab lainnya.

“Insya Allah bukan Covid-19, katanya vertigo, angin duduk,” kata Hendri saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (6/2).

Hendri juga menceritakan, Firmanzah meninggal saat hendak menuju ke rumah sakit. Sehingga, almarhum belum sempat mendapatkan penanganan medis.

“Iya (karena penyakit bawaan), yang pasti bukan Covid-19. Enggak dirawat, itu meninggal di perjalanan pas bawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Hendri mengingat, almarhum pernah mengeluh sakit pada lambungnya. Namun dia tidak dapat memastikan penyebab meninggalnya Firmanzah apakah karena keluhan tersebut.(red)