Pernah Tak Sejalan, Kini PKS Solid Dukung Ridwan Kamil

Ridwan Kamil tampak akrab saat bertemu Presiden PKS Sohibul Iman di acara pernikahan anak Ketua DPRD Jawa Barat Taufik Hidayat, Minggu (9/2).

BANDUNG-Pernah tak sejalan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar, hubungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Ridwan Kamil akhirnya mulai mencair. Bahkan, Presiden PKS, Sohibul Iman menyatakan siap mendukung dan membantu tugas dari Gubernur Jawa Barat tersebut.

Hal ini mengemuka saat PKS menggelar acara Pembukaan Training Orientasi PKS Jawa Barat di Hotel Prama Grand Preanger Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu (9/2/2020) malam. Ridwan yang hadir sebagai undangan didampingi Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua PKS Jabar Haru Suandharu hingga Wakil Ketua Majelis Syura Hidayat Nur Wahid.

Harmonisasi PKS dan Ridwan Kamil sebenarnya memiliki histori yang baik. PKS menjadi salah satu partai yang sukses mengantarkan Ridwan Kamil mejadi Wali Kota Bandung pada 2013 lalu. Namun, keduanya tidak lagi satu gerbong ketika kontenstasi Pilgub 2018.

Menyikapi itu, Sohibul Iman menjelaskan, perbedaan pilihan dalam politik adalah sesuatu yang lumrah. Ketika konstestasi sudah usai, maka persaingan pun tidak lantas terus berkepanjangan.

”Pak Haru sampaikan bahwa PKS siap sepenuh hati mendukung Ridwan Kamil. Memang merupakan prinsip PKS jadi walaupun di pilgub kemarin kita berhadapan, kita memandang itu sebagai proses normal dari pergantian kekuasaan, dan di situ pasti ada kompetisi,” papar Sohibul Iman.

”PKS juga punya prinsip siapapun yang menjadi pemimpin di Jabar, maka kami selalu berkeinginan pemimpin itu harus sukses. Karena harus sukses maka kami mendukung ketika kebijakannya baik untuk masyarakat,” lanjutnya.

Hanya saja, kata dia, bentuk dukungan itu tidak berarti abai dalam melakukan kritisi. Sikap ini berlaku untuk semua kader atau anggota DPRD di daerah lain. Sebab, sikap oposisi yang dipilih oleh elit partai tingkat pusat hanya berlaku untuk pemerintah pusat saja.

Namun, saat disinggung mengenai kemungkinan dukungan diberikan kepada Ridwan Kamil untuk Pilpres 2024, dia memilih untuk tidak menjawab secara rinci. ”PKS selalu ingin pemimpin baik itu presiden, gubernur itu sukses sekalipun bukan dari PKS. (Dukungan untuk Pilpres 2023, Red) Ah masih kejauhan,” terangnya.

Sementara itu, Ridwan Kamil menilai kesuksesan pembangunan tidak bisa terlepas dari peran partai politik. Menanggapi dukungan dari PKS yang punya 21 kursi di DPRD Jabar dianggap sangat berarti.

”Saya butuh masukan, kritikan, maupun harapan untuk bisa terjemahkan sama-sama. Mudah-mudahan kesamaan platform ini menguatkan kesuksesan jabar sampai akhir masa jabatan,” ucap dia.

Sejauh ini, dia mengklaim tugas yang dijalankan sebagai gubernru berjalan dengan baik. “Saya kira lancar, salah satunya adalah persetujuan-persetujuan anggaran kan dikonsultasikan juga dengan konstituen melalui partai PKS juga dalam program juga pengawasan, kami rutin komunikasi,” pungkasnya.(bbs/rie)