Polsek Jatiluhur Dalami Perampokan Warung Kelontong di Mekargalih

Jajaran Polsek Jatiluhur, Polres Purwakarta, tengah melakukan penyelidikan atas kasus perampokan di warung kelontong di Kampung Suluh Kuning, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, yang terjadi pada Selasa, 14 Maret 2023.
ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES KORBAN PERAMPOKAN: Hj. Mala, pemilik warung yang menjadi korban perampokan tampak terbaring usai mendapatkan perawatan medis akibat luka di bagian kepala.
0 Komentar

 

PasundanEkspres-Jajaran Polsek Jatiluhur, Polres Purwakarta, tengah melakukan penyelidikan atas kasus perampokan di warung kelontong di Kampung Suluh Kuning, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, yang terjadi pada Selasa, 14 Maret 2023.

Petugas Polsek Jatiluhur saat ini pun sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diketahui berjumlah satu orang. “Petugas sudah dikerahkan dan sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Kapolsek Jatiluhur Kompol Dandan Nugraha Gaos kepada wartawan, Kamis (16/3).

Pihaknya juga, kata Dandan, saat ini telah memeriksa korban dan beberapa saksi serta telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga:Dinkes Bangun Pondok Pesantren Rehabilitasi Korban NarkobaBupati Anne Bahas Peran Pemuda Dalam Perkembangan Zaman

“Berdasarkan keterangan korban yang bernama Hj. Mala (65) peristiwa itu terjadi sekira 13.30 WIB. Saat itu korban yang seorang diri baru pulang dari belanja di pasar dan langsung menuju warung kelontong untuk membuka warung,” ujar Dandan.

Selang beberapa menit, sambungnya, datang seorang laki-laki mengendarai sepeda motor jenis matik warna hitam yang seolah-olah membantu membukakan pintu samping.

“Pelaku itu berpura-pura membantu korban membuka pintu samping warung tersebut. Setelah pintu samping berhasil dibuka, kemudian pelaku langsung menarik tas slempang berwarna merah yang berisi uang milik korban,” ucapnya.

Korban yang kaget, kata Dandan, refleks mempertahankan tas tersebut. Mendapat perlawanan, pelaku langsung mengambil besi kikir yang ada di dalam kamar milik korban dan dipukulkan ke kepala korban sehingga tas milik korban pun terlepas.

“Jadi pelaku dan korban sempat tarik menarik tas tersebut. Lalu pelaku mengambil besi kikir yang ada di sekitarnya dan dipukulkan ke kepala korban. Setelah berhasil mendapatkan tas berisi uang milik korban itu, kemudian pelaku kabur ke arah Jalan Raya Plered,” kata Dandan.

Tak lama berselang, lanjut Kapolsek, suami korban datang dan menolong korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih Purwakarta.

“Korban mengalami luka di bagian kepala akibat dipukul pelaku menggunakan besi kikir. Kemudian korban dibawa suaminya bke RSUD Bayu Asih Purwakarta guna mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.

Baca Juga:Revitalisasi Alun-alun, Hengki: Akan Dibangun Tahun IniMudik Gratis Bersama BUMN 2023, Tersedia 65.603 Kuota Tiket, Dibuka Hari Ini

Dirinya pun menegaskan saat ini pihaknya tengah menyelidiki kasus perampokan. “Kami sedang tangani. Tim sedang bekerja di lapangan. Dan atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian uang sebesar Rp400 ribu rupiah,” ucap Dandan.

0 Komentar