Bolong-bolong ‘Tol Langit’ Jelang Industrialisasi di Subang

Tampak Atas Pelabuhan yang Akan Menjadi Ikon Kemajuan Industri di Kabupaten Subang

Subang digadang menjadi Kawasan industri oleh pemerintah pusat. Pemkab Subang menyambut antusias, Bupati Ruhimat ingin jalan-jalan baru segera dibangun, tak ada jalan bolong dan rusak hingga akhir pemerintahannya. Tapi jalan “tol langit” jaringan internet Subang yang sama pentingnya masih bolong-bolong. Sebanyak 77 desa tercatat dengan jaringan tidak memadai. ___________________________________________________

Kini hampir semua urusan serba (menggunakan) internet. Kita memang berada di era Internet of Thing (IoT). Belanja data (internet) seperti sudah belanja kebutuhan pokok. Tak hanya untuk berkomunikasi, internet pun menjadi penopang perekonomian dan pendidikan. Apalagi saat pandemik Covid-19, orang belum bisa bebas bertatap muka. Internet sangat dibutuhkan.

Tapi tetap saja, di daerah tertentu tetap sulit mengakses internet. Banyak uang pun tetap tidak bisa mengakses internet. Maka masalahnya menjadi dua: tidak bisa membeli paket data internet karena faktor ekonomi. Kedua, di daerah terpencil, masyarakat kategori mampu pun tidak bisa mengakses internet. Kesenjangan digital itu berdampak pada tersendatnya banyak hal. Aktivitas pendidikan secara daring sesuai protokol Covid-19 tidak bisa dilaksanakan. Masyarakat tertentu belum bisa merasakan pertumbuhan ekonomi digital.

......................
Ingin lanjut membaca konten ini? daftar menjadi Member Premium sekarang!
Masuk Beli Premium