Stiker Foto Kades Dicopot, Antisipasi Kampanye Terselubung

0 Komentar

“Anda tahu tidak wacana ini Pencopotan stiker foto mantan Kades, itu sengaja digulirkan oleh sementara pihak yang berniat maju menjadi kandidat kades. Itu disikapi mereka sebagai kampanye terselubung atau kampanye gratis. Padahal mereka para mantan kades itu, belum pasti maju nyalon lagi atau tidak?. Maksud saya dari 83 kades yang habis masa jabatanya itu,” terang H. Oman Abdurohman tegas menolak.

Menurutnya, padahal kalau mau legowo dan semua disikapi dengan jernih, biarkan saja. “Toh saat ini belum masuki tahapan kampanye Pilkades. Wong baru saja lengser sepekan lalu udah ribut ribut copot stiker,” imbuh H. Oman Abdurohman.
“Kalau stiker ambulan desa saya ada yang nyopot foto saya, sekalian copot juga stiker Bupati yang ada di kanan-kiri ambulan desa,” tukas H. Oman Abdurohman.

Sementara itu, ditemui ditempat terpisah salah seorang pengusaha stiker yang membranding mobil ambulan desa seluruh desa di Purwakarta bernama Kamal, hanya tersenyum mencermati persolan tersebut. Kamal menyebut baru saja dua bulan yang lalu, pihaknya membranding ambulan desa, sekarang banyak foto Kadesnya yang dicopot.

Baca Juga:Al-Muhajirin jadi Tuan Rumah Rapat Pleno PBNUClean Up Kalimati, IBR Tunggu Instruksi KLHK

“Sebagai pengusaha, saya sih asiik aja nontonnya. Toh mau dipasang lagi pake logo apapun, saya siap mengerjakan. Perlu diketahui satu kaca belakang jika mau dipasangi stiker tarifnya Rp 200 ribu. Kalau 83 Kades dicopot dan mau diganti dengan logo baru, berarti saya akan mendapat order lagi Rp 16 juta lebih lumayan juga yah,” terang Kamal saat ditemui di salah satu kesempatan.(dyt/vry)

Laman:

1 2
0 Komentar