Hal ini diharapkan mampu menaikkan standar fisik skuad Garuda ke level elit dunia.
Penunjukan ini juga menjadi bukti keseriusan federasi dalam membangun ekosistem sepak bola yang profesional dari sisi medis dan fisik.
Integrasi antara sains olahraga dan manajemen atlet diyakini akan menjadi faktor pembeda dalam persaingan kualifikasi Piala Dunia maupun turnamen regional Asia Tenggara di masa depan.
Baca Juga:Gunung Semeru Enam Kali Erupsi Senin Pagi, Kolom Abu Capai 1 KilometerData Terbaru BNPB: Korban Meninggal Bencana Sumatera Capai 604 Orang
Kini, dengan bergabungnya sang penyandang gelar Sport Scientist of the Year 2021 tersebut, harapan publik terhadap peningkatan daya juang pemain Timnas semakin besar.
Skuad Garuda diharapkan tidak lagi mengalami kendala fisik pada menit-menit akhir pertandingan saat menghadapi lawan-lawan tangguh di level internasional.
Langkah ini sekaligus mempertegas visi PSSI untuk menciptakan lingkungan berkinerja tinggi yang menekankan disiplin dan peningkatan berkelanjutan.
Kolaborasi antara Herdman dan Meylan diyakini akan memberikan suntikan energi luar biasa bagi perkembangan talenta-talenta sepak bola tanah air di masa depan.
Penulis: RENDIKA MARFIANYAH
