Ngaku Kasatnarkoba, Pria Bawa Kabur Motor Tukang Ojek di Kramat Jati

Ngaku Kasatnarkoba, Pria Bawa Kabur Motor Tukang Ojek di Kramat Jati
Seorang pria menipu tukang ojek dengan mengaku Anggota Polisi dengan Jabatan Kasatnarkoba dan membawa kabur satu sepeda motor-
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Pria menipu ngaku sebagai Kasat Narkoba di Polda Metro Jaya dan membawa kabur sepeda motor milik pengendara ojek di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kanitreskrim Polsek Kramat Jati, AKP Fadoli mengatakan kejadian bermula ketika pelaku meminta korban untuk mengantarnya ke Polsek Makasar.

“Pelaku mengaku sebagai Kasatnarkoba Polda Metro Jaya yang sedang melakukan penangkapan pelaku narkoba. Ia menjanjikan akan membayar ongkos ojek sebesar Rp300 ribu,” katanya kepada awak media, Selasa 3 Maret 2026.

Karena tergiur bayaran tersebut, korban langsung mengantar pelaku sesuai permintaan.

Baca Juga:Alasan Dedi Mulyadi Ajukan Pinjaman Daerah Rp 2 Triliun, Ungkap Rincian Penggunaan DanaKonflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Didesak Memediasi Masalah Asuransi dan Hotel di Tanah Suci

Setelah itu, pelaku kembali meminta diantar ke Gang Langgar, Kramat Jati.

Setibanya di lokasi di Jalan Langgar RT 004/010, Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, pelaku meminjam sepeda motor korban dengan alasan akan digunakan untuk menangkap pelaku narkoba.

“Tanpa curiga, korban langsung menyerahkan sepeda motor kepada pelaku,” jelasnya.

Namun setelah motor dibawa, pelaku tidak kembali. Korban pun menyadari telah menjadi korban dugaan penipuan dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Diungkapkannya, saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi juga telah memeriksa dua orang saksi untuk mendalami kejadian tersebut.

“Untuk sementara pelaku masih dalam penyelidikan. Ada dua orang saksi yang sudah dimintai keterangan,” ungkapnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap orang yang mengaku sebagai aparat penegak hukum tanpa menunjukkan identitas resmi.

Jika menemukan kejadian mencurigakan, warga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan darurat 110.

RENDIKA MARFIANSYAH.

0 Komentar