PASUNDANEKSPRES.CO – Asep Rusywanto (59) warga Dusun Cibogo RT04/05 Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, mengeluhkan sulitnya mendapatkan layanan ambulans setelah mengalami kecelakaan tunggal.
Pengendara sepeda motor Honda Beat berpelat nomor Z 2408 AAZ mengalami kecelakaan di wilayah Jatinunggal, Kabupaten Sumedang, Minggu (5/4/2026) sekira pukul 18.40 WIB.
Usai kejadian, oleh ketiga temannya, korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Jatinunggal untuk mendapatkan penanganan awal.
Baca Juga:Superleggera V4 Centenario Puncak Inovasi Ducati di Usia 100 TahunAhli Paru Ingatkan Gejala Campak Gak Cuma Demam dan Ruam Merah, Bisa Pneumonia
Namun, karena kondisinya membutuhkan perawatan lebih lanjut, Asep harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umar Wirahadikusumah Sumedang.
Sayangnya, proses rujukan terkendala ketersediaan ambulans. Pihak puskesmas menyampaikan bahwa mobil ambulans tidak dapat digunakan saat itu.
“Di Puskesmas korban hanya dibersihkan lukanya saja, hingga akhirnya petugas Puskesmas menyarankan agar korban dibawa ke RSUD Umar Wirahadikusumah,” kata Jajang Tohir, teman korban Minggu tengah malam.
Ia mengatakan, setalah menyarankan korban untuk dibawa ke RSUD yang berlokasi di pusat Kota Sumedang, petugas Puskesmas menyebutkan bahwa mobil ambulans milik Puskesmas tidak bisa digunakan tanpa alasan yang jelas
“Terjadi perdebatan saya dengan petugas, dan saya mendesak karena terlihat ada dua mobil ambulans yang terparkir di depan Puskesmas, dan akhirnya petugas berupaya menghubungi sopir ambulans, namun tidak kunjung mendapat respons,” ucapnya.
Setelah menunggu sekitar satu jam tanpa kepastian, kata Jajang, korban akhirnya memaksakan diri melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor meski dalam kondisi luka dan kendaraan yang tidak layak.
“Korban akhirnya dibonceng. Dalam perjalanan, korban terus merintih kesakitan. Setibanya di wilayah Wado, korban merasa pusing, hingga akhirnya kami menemukan mobil angkutan umum dan menyewanya untuk melanjutkan perjalanan menuju RSUD Umar Wirahadikusumah,” ujarnya.
Baca Juga:Sisir Stunting Mulai dari Pinggir Jakarta, 17.500 Paket Gizi Disebar ke 6 Desa Kabupaten BekasiCaci Maki Donald Trump di Akun Truth Dirujak Netizen: Dia Benar-benar Frustasi Hadapi Iran!
Jajang berharap kinerja petugas di Puskesmas Jatinunggal menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Sumedang.
“Harus dievaluasi agar tidak terulang lagi,” katanya.
Kadisdik Minta Maaf
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Dikdik Sadikin menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga dan korban kecelakaan yang tak bisa diantar ambulans Puskesmas Jatinunggal.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas pelayanan ke depan, dan kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Dikdik Senin (6/4/2026) malam.
