Simak Apa Benarkah Mobil RWD Lebih Boros BBM? yang Belum Tau Wajib Baca

Benarkah Mobil RWD Lebih Boros BBM?

PASUNDAN EKSPRES – Benarkah Mobil RWD Lebih Boros BBM? Mobil dengan penggerak belakang (rear wheel drive, RWD) dan penggerak depan (front wheel drive, FWD) merupakan dua jenis penggerak mobil yang paling umum digunakan.

Kedua jenis penggerak ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, termasuk dari segi konsumsi bahan bakar.

Benarkah Mobil RWD Lebih Boros BBM?

Mitos Mobil RWD Lebih Kuat Nanjak? Cek Faktanya - Blog Cakra Motor 11

Secara umum, mobil RWD memang memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih boros daripada mobil FWD.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain :

  • Konstruksi: Konstruksi mobil RWD lebih kompleks daripada mobil FWD. Hal ini karena mobil RWD memiliki poros propeller yang menghubungkan mesin dengan roda belakang. Poros propeller ini terbuat dari bahan yang kuat dan kokoh agar dapat menahan gaya puntir yang dihasilkan oleh mesin.
  • Berat: Mobil RWD biasanya memiliki berat yang lebih berat daripada mobil FWD. Hal ini disebabkan oleh adanya poros propeller dan komponen penggerak lainnya.
  • Aerodinamika: Mobil RWD biasanya memiliki aerodinamika yang lebih buruk daripada mobil FWD. Hal ini karena mobil RWD memiliki bagian belakang yang lebih besar dan berat.

Baca juga : Cara Mudah Mengganti Kampas Rem Motor dan Mobil

Perbedaan konsumsi BBM antara mobil RWD dan FWD bisa mencapai 10 persen.

Namun, perlu diingat bahwa konsumsi BBM suatu mobil juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti gaya berkendara, kondisi jalan, dan beban kendaraan.

Gaya berkendara yang agresif, kondisi jalan yang buruk, dan beban kendaraan yang berat dapat membuat konsumsi BBM mobil menjadi lebih boros, baik mobil RWD maupun FWD.

Baca juga : Rincian Lengkap Pembiayaan Biaya Balik Nama Mobil

Secara umum, mobil RWD memang memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih boros daripada mobil FWD.

Namun hal ini tidak selalu berlaku.

Benarkah Mobil RWD Lebih Boros BBM? Konsumsi BBM suatu mobil juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti gaya berkendara, kondisi jalan, dan beban kendaraan.