Berkolaborasi Dengan Komunitas Praktisi sebagai Wadah Pengembangan Diri Guru

Berkolaborasi Dengan Komunitas Praktisi sebagai Wadah Pengembangan Diri Guru
0 Komentar

Oleh:

1.Suparto, S.Pd. MM ( Guru SMA Negeri 1 Way Lima Kabupaten Pesawaran,Lampung )

2.Drs.Priyono,MSi ( Dosen Fakultas Geografi UMS )

Mantan Dirjen Pendidikan Tinggi Bapak Muh Dimyati dan kini dipercaya sebagai ketua IGI Pusat , ketika berkunjung ke Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta beberapa waktu yang lalu di sebuah laboratorium Penginderaan Jauh dan SIG memberikan sebuah trik kepada para dosen bahwa sebauah Institusi akan berkembang pesat bila melakukan kolaborasi dengan individu atau Institusi lain baik dalam maupun luar negeri. Keterbukaan wawasan akan menjadi keniscayaan dan memacu pengembangan diri dosen/guru serta Institusinya.
Guru tidak terkecuali seharusnya dapat merubah cara berfikir positif yang akhirnya akan membawa perubahan di sekolah dan dunia pendidikan, apabila hal itu di lakukan oleh semua guru maka perubahan di dunia pendidikan kearah yang lebih baik akan segera terwujud dan guru dapat berkolaborasi dengan Komunitas Praktisi. Mendengar kalimat Komunitas Praktisi tetunya akan mempunyai persepsi yang berbeda-beda, asumsi kita adalah kumpulan para pakar pendidikan yang membahas berbagai permasalahan pendidikan yang terjadi. Marilah kita cermati pengertian komunitas praktisi menurut Wenger, 2012 dalam modul “Belajar di Komunitas Praktisi” yang ada di halaman 6. komunitas praktisi adalah “sekelompok individu yang memiliki semangat dan kegelisahan yang sama tentang praktik yang mereka lakukan dan ingin melakukannya dengan lebih baik dengan berinterksi secara rutin”.

Poin-poin penting Komunitas Praktisi

Pengertian komunitas praktisi tersebut di atas, dapat kita ambil empat poin penting yaitu: (1) sekelompok individu; (2) semangat dan kegelisahan yang sama; (3) ingin melakukannya dengan lebih baik; (4) berinterksi secara rutin. Jika poin-poin penting tersebut kita bawa ke lingkup pendidikan yang paling depan yaitu satuan Pendidikan. Maka poin-poin penting terkait komunitas praktisi tersebut dapat kita pahami sebagai berikut:

Baca Juga:Catatan Harian Dahlan Iskan: Inisiatif HitamKang Hengki Raih Penghargaan Penggerak Koperasi Madya

1. Sekelompok Individu

Di tingkat satuan pendidikan, sekelompok individu yang dimaksud adalah guru-guru. Ada beberapa rangkaian kegiatan yang harus dilaksankan oleh guru untuk dapat bergulat dengan proses pembelajaran. Rangkaian kegiatan yang dilaksankan oleh guru adalah membuat perencanaan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, melaksankanan penilaian pembelajaran, dan melaksaakan remedial dan pengayaan.

0 Komentar