Coca Cola, Minuman Berawal Dari Racikan Apoteker yang Sempat Sahamnya Turun 57 Triliun Akibat CR7 Geser Botolnya

Coca Cola, Minuman Berawal Dari Racikan Apoteker yang Kini Sahamnya Turun 57 Triliun Akibat CR7 Geser Botolnya
Coca Cola, Minuman Berawal Dari Racikan Apoteker yang Kini Sahamnya Turun 57 Triliun Akibat CR7 Geser Botolnya

Coca Cola, Berawal Dari Minuman Obat Racikan Apoteker yang Sempat Sahamnya Turun Akibat CR7 Geser Botolnya

Coca cola merupakan minuman bersoda yang awalnya adalah racikan apoteker untuk minuman obat dan ternyata sekarang disukai hampir di seluruh dunia.

Baru-baru ini Produsen minuman Coca-cola ini kehilangan nilai pasar yang fantastis setelah aksi bintang olahraga sepak bola yaitu Cristiano Ronaldo menggeser botol minumannya ketika konferensi pers.

Saham Coca Cola Sempat Terjun Bebas Setelah Christiano Ronaldo Geser 2 Botol dan Mengganti Air Putih

Coca Cola, Minuman Berawal Dari Racikan Apoteker yang Kini Sahamnya Turun 57 Triliun Akibat CR7 Geser Botolnya
Coca Cola, Minuman Berawal Dari Racikan Apoteker yang Kini Sahamnya Turun 57 Triliun Akibat CR7 Geser Botolnya, source:youtube

CR7 yang menjadi bintang sepakbola sebagai Penyerang Juventus tersebut menyingkirkan 2 botol Coca-cola dari atas meja ketika konferensi pers.

Christiano Ronaldo kemudian mengangkat 1 botol air mineral yang nyata di hadapan pers dan awak media.

Diketahui bahwa Christiano Ronaldo ‘haram‘ menyentuh segala hal yang bisa merugikan kesehatannya, termasuk minuman bersoda tersebut.

“Minumlah air, bukan Coke (Coca-Cola),” Ucap Christiano Ronaldo sambil menunjukkan botol air mineral yang ada di tangannya.

Sikap Christiano Ronaldo tersebut sederhana, yaitu menganjurkan orang-orang untuk minum air mineral atau air putih.

Hal tersebut ternyata mempunyai efek besar terhadap Saham Coca-cola

Coca-Cola ternyata kehilangan nilai pasar mencapai 4 miliar dollar AS atau setara dengan kisaran Rp 56,8 triliun (Kurs Rp 14.200 / dollar AS).

Kejadian tersebut setelah Christiano Ronaldo atau akrab disapa CR7 itu menggeser botol 2 botol Coca-Cola ketika konferensi pers menjelang pertandingan Euro 2020 pada Senin (13/6/2021).

Akibatnya, dari aksi CR7 itu, kemudian saham Coca-Cola otomatis anjlok pada bursa New York.

Seperti dilansir dar The Sun, harga saham Coca-cola Amatil Ltd tersebut turun dari awalnya 56,10 dollar AS turun menjadi 55,2 dollar AS per saham.

Saham perusahaan coca-cola sebagai produsen minuman soda tersebut ternyata mengalami penurunan terendah sebesar 1,6 persen. Akan tetapi, terlihat berhasil kembali menanjak beberapa waktu setelahnya, yaitu di posisi 55,44 dollar AS pada sesi penutupan perdagangan.

Pihak Manajemen Coca Cola ambil komentar:

“Setiap orang berhak atas preferensi minuman mereka, dan setiap orang memiliki selera dan kebutuhan yang berbeda,” kata manajemen.

Bukan Tanpa Alasan CR7 Singkirkan Minuman Soda Sponsor EURU 2020 (2021) Tersebut

CR7 dikenal sebagai bintang sepakbola yang menjalani diet ketat serta menghindari makanan manis, dan tetap mengkonsumsi makan bersih sampai 6 kali dalam sehari guna mempertahankan fisiknya yang luar biasa saat dia menua nanti.

Sejarah Singkat Coca Cola Berawal Dari Racikan Apoteker untuk Obat

Coca Cola, Minuman Berawal Dari Racikan Apoteker yang Kini Sahamnya Turun 57 Triliun Akibat CR7 Geser Botolnya
Apoteker – John Stith Pemberton

Coca-cola awalnya dijual di Apotek

Seperti dilansir dari Britannica, minuman soda Coca-Cola lahir pada tahun 1886 setelah seorang apoteker bernama John Stith Pemberton membuat racikan sebuah minuman sirup segar guna mengobati berbagai macam penyakit.

Dari berbagai sumber menyebutkan bahwa minuman yang diracik tersebut berbahan ekstrak daun koka dan merupakan bahan baku kokain yang dicampur dengan tambahan kafein dari kacang kola.

Hal itu menyebabkan minuman tersebut diberi nama dengan Coca-Cola, yang ternyata berasal dari nama kedua ekstrak tersebut.

Lalu pada tahun 1903, ekstrak daun kola tersebut dihilangkan dari formula racikan. Walaupun Coca-Cola menyangkal serta menyatakan bahwa produknya sama sekali tidak mengandung ekstrak daun koka, baik dulu ataupun saat ini.

Apoteker - John Stith Pemberton
Apoteker – John Stith Pemberton

Apoteker John Stith Pemberton menjual minuman rasa sirup soda tersebut di pasaran. Pada waktu cuaca panas, minuman tersebut ternyata laku dan diterima dipasaran.

Kemudian Perusahaan tersebut beralih ke tangan Griggs Candler pada tahun 1891. Beliau adalah Seorang pengusaha yang  berprofesi sebagai apoteker yang membeli usaha milik Apoteker John Stith Pemberton tersebut.

Selanjutnya ia mendirikan perusahaan baru bernama Coca-Cola Company dalam jarak waktu satu tahun setelahnya.

Di tangan Griggs Candler, penjualan minuman soda Coca-Cola tersebut semakin melejit, dari semula 9.000 galon pada tahun 1890 meningkat menjadi 370.877 galon pada tahun 1900.