Cerita TKI Asal Purwadadi Subang di Perang Sudan : Setiap Hari Mendengar Suara Ledakan

Cerita TKI Asal Purwadadi Subang di Perang Sudan : Setiap Hari Mendengar Suara Ledakan
0 Komentar

Yanti yang sudah 15 tahun bekerja menjadi asisten rumah tangga di Sudan menceritakan, saat perang telinganya sudah sangat sering mendengar letusan senjata api.

“Sebentar-sebentar ada suara tembakan yang saya tidak tahu asalnya dari mana. Tiba-tiba sudah makin membesar dan sudah semakin kacau, saya hanya bisa berlinfung di balik tembok rumah majikan,” ujarnya.

Mendengar suara tembakan dan jet tempur lewat sudah menjadi makanan sehari-hari bagi Yanti yang sempat kesulitan tidur karena khawatir akan pertempuran yang terjadi di luar sana.

Baca Juga:Pertemuan Anies dengan Koalisi Perubahan: Bahas Harapan Rakyat, Tegaskan Cawapres Dari Internal KoalisiBanjir Bandang Desa Mayangan Subang, Ratusan Warga Mengungsi

Menurutnya, suara tembakan dan suara bom membuat dirinya merasa tidak tenang dan khawatir jika bom tersebut akan jatuh menimpa dirinya. Tiap menit, kata Yanti, dirinya selalu mendengar suara gemuruh dan ledakan.

Ibu tiga orang anak ini mengatakan, karena konflik yang masih berkepanjangan di negara Sudan, Yanti memutuskan untuk tidak kembali ke Sudan dan akan mencari pekerjaan lain di Indonesia.

“Karena perang yang tidak tahu kapan akan berakhirnya. Setelah saya pulih, saya akan mencari pekerjaan ke Jakarta saja dan tidak akan berangkat lagi ke luar negeri,” pungkasnya.(cdp/ded)

Laman:

1 2
0 Komentar