Corona Tambah Membuat Miris, Inikah Hasil Kebijakan ala Kapitalis?

Corona Tambah Membuat Miris, Inikah Hasil Kebijakan ala Kapitalis?
0 Komentar

Hal ini bisa dilihat dari kebijakan ekonomi yang lebih utama dibandingkan keselamatan jiwa rakyatnya. Kondisi ini diperparah dengan perilaku korup dari oknum-oknum penguasa yang akhirnya semakin memperparah stabilitas ekonomi dalam negeri. Kita tentu masih ingat korupsi Bansos yang dilakukan Mentri sosial saat rakyat masih berjuanguntuk memenuhi kebutuhan pokoknya.

Akhirnya bukannya Rakyat tidak mau patuh tapi dihadapkan pada pilihan dilematis. Sayang nyawa atau bertaruh nyawa agar tetap bisa mencukupi nafkah keluarga. Mati karena covid atau mati karena kelaparan.

Padahal Islam sudah memberikan panduan super lengkap dalam kehidupan. Termasuk bagaimana penanganan saat terjadi wabah. Lock down atau karantinawilayah jadi pilihan yang tepat.

Seperti diriwayatkan dalam hadits berikut ini:

إِذَا سَمِعْتُمْ بِالطَّاعُونِ بِأَرْضٍ فَلاَ تَدْخُلُوهَا، وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلاَ تَخْرُجُوا مِنْهَا

Baca Juga:Menggairahkan Cinta Lingkungan pada SiswaBagaimana Ciri-ciri Darah Tinggi? Ukur Dengan Cara Ini

Artinya: “Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu.” (HR Bukhari)

Dan ini dipraktekan betul saat terjadi wabah di masa pemerintahan Umar Bin Khattab. Beliau memberlakukan kebijakan lockdown. Yang menjadikan wabah bisa cepat teratasi.

Mengenai supplay kebutuhan pokok pun Khalifah Umar pada saat itu sigap untuk menjamin pasokan untuk warganya.

Beliau mengerahkan semua pemimpin daerah untuk ikut menyediakan kebutuhan pokok umatnya.

Kebijakan ini dilakukan ketika negara memang memprioritaskan keselantan di atas hal yang lain. Bukan mengorbankan merekaatas nama ekonomi belaka. Ini bisa dilakukan oleh negara yang mengemban Islam secara sempurna.

Laman:

1 2
0 Komentar