Potret Pendidikan di Pedalaman Indonesia dalam Film Sokola Rimba

Poster Film Sokola Rimba captured via News and Opinion (NO) Magazine
Poster Film Sokola Rimba captured via News and Opinion (NO) Magazine

PASUNDAN EKSPRES – Selamat Hari Pendidikan Nasional! Dalam rangka memperingati Hardiknas, kita lihat potret pendidikan di Pedalaman Indonesia lewat film Sokola Rimba, yuk!

Film Sokola Rimba

“Sokola Rimba” adalah film drama Indonesia yang dirilis pada tahun 2013. Film ini disutradarai oleh Riri Riza dan berdasarkan novel dengan judul yang sama karya Butet Manurung.

Film ini menceritakan tentang seorang guru yang ditugaskan untuk mengajar di pedalaman hutan Sumatera dan menghadapi berbagai tantangan dalam upayanya untuk membantu anak-anak suku Anak Dalam.

 

BACA JUGA Masih Tersisanya Kesenjangan Pendidikan di Tahun 2023

 

Seperti Apa Sinopsis Film Sokola Rimba?

“Sokola Rimba” mengisahkan tentang seorang karyawan di lembaga konservasi wilayah Jambi bernama Butet yang harus mengajar di sebuah sekolah pedalaman di tengah kariernya yang sedang menanjak.

1. Tantangan Butet Ketika Mengajar Anak Pedalaman

Butet harus menghadapi berbagai tantangan dalam upayanya untuk membantu anak-anak tersebut.

Salah satunya adalah, Butet terserang malaria. Ketika terserang malaria, Butet diselamatkan oleh anak tak dikenal yang bernama Nyungsang Bungo.

Dia harus menghadapi budaya yang berbeda, bahasa yang sulit dipahami, dan juga kondisi lingkungan yang tidak ramah.

2. Pertemuan antara Bungo dan Butet

Bungo tinggal di rumah yang teletak sekitar 7 jam perjalanan dari tempat Butet mengajar. Nyatanya, Bungo memperhatikan Butet saat mengajar membaca dan menghitung.

 

BACA JUGA Menuju 5.0 dan Peranan Sosial Media dalam Pendidikan

 

Hal itulah yang menjadikan motif Bungo untuk menolong Butet, yakni Bungu ingin belajar membaca untuk mengetahui sebuah surat perjanjian.

Kertas perjanjian tersebut berisi tentang persetujuan orang desa yang mengeksploitasi tanah adat mereka, di mana perjanjian tersebut telah dicap jempol oleh sang kepala adat.

3. Munculnya Petaka

Tekad Butet untuk mengajar membaca dan menulis semakin bulat. Namun sayang, keinginannya yang mulia itu tidak direstui oleh kelompok Bungo.

Mereka percaya bahwa keahlian membaca dan menulis justru akan membawa malapetaka.

Akhirnya, Butet mencari segala cara untuk mewujudkan tujuannya.

 

BACA JUGA Finlandia, Kiblat Pendidikan Terbaik di Dunia

 

Makna Tersirat di Film Sokola Rimba

“Sokola Rimba” adalah sebuah film yang sangat inspiratif dan menggugah hati.

Seorang guru secara jelas dapat memiliki dampak yang besar dalam kehidupan anak-anak yang kurang beruntung.

Film ini juga menggambarkan tantangan yang dihadapi oleh orang-orang yang berjuang untuk membantu anak-anak suku Anak Dalam agar dapat memperoleh pendidikan.

Melalui film Sokola Rimba, terdapat gambaran yang jelas mengenai kondisi sosial dan budaya masyarakat pedalaman di Indonesia.

 

Sinopsis yang menyentuh hati, ya!

Cocok banget untuk ditonton dan bisa membuat kita lebih bersyukur lagi karena mendapatkan pendidikan yang  jauh lebih layak. (pm)