2.200 Lahan Pabrik Gula Rajawali Digarap Masyarakat

DIGARAP WARGA: Masyarakat mengikuti penandatanganan akad kredit permodalan kepada perwakilan petani binaan, Kamis (1/11) di Kantor Pabrik Gula Subang, dalam rangka menindaklanjuti Program Kemitraan. YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES

PURWADADI-Sebanyak 2.200 hektar lahan milik PT Pabrik Gula Rajawali II, Purwadadi akan digarap oleh masyarakat setempat. Hingga saat ini 478 kepala keluarga (KK) mengajukan untuk menggarap lahan tersebut.

Sebanyak 76 KK di antaranya telah lolos BI Checking dan SIKP Checking sehingga telah disetujui menjadi mitra dan akan mendapatkan pendanaan dari pihak bank.

Direktur Utama PT PG Rajawali II, Audry Harris Jolly Lapian, lahan PT PG Rajawali II seluas 5.000 hektar. Dari luas tersebut 2.200 hektar dikerjasamakan dengan masyarakat.

“Namun tidak menutup kemungkinan lahan yang dikerjasama dengan masyarakat bisa dikembangkan tergantung dari minat masyarakat,” ungkapnya kepada Pasundan Ekspres didampingi Direktur Keuangan PT Rajawali II Ferry Priyadi Yustono dan General Manager PG HGU, Muzamzam, Kamis (1/11).

Program kerjasama dengan masyarakat tersebut telah diluncurkan, ditandai dengan penandatanganan akad kredit permodalan kepada perwakilan petani binaan, Kamis (1/11) di Kantor Pabrik Gula Subang.

Program tersebut dinamakan Program Kemitraan Petani Tebu Pabrik Gula Subang. Sebagai upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Subang khususnya yang berada di sekitar lingkungan Pabrik Gula Subang.

Dia mengatakan, program ini digagas dan direalisasikan sebagai wujud nyata dan komitmen PT PG Rajawali II sebagai anak perusahaan BUMN dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan membangun sinergi dengan masyarakat Kabupaten Subang khususnya yang berdampinga dengan kebun tebu Pabrik Gula Subang.

“Program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat dan mantan karyawan untuk dapat secara langsung mengelola lahan dan menanam tebunya sendiri,” ungkapnya.
Nantinya, kata dia, pihak pabrik gula akan terus mengawal dan memberikan pembinaan kepada petani mitra sebagai upaya transfer pengetahuan khususnya dalam pengelolaan kebun tebu yang baik sehingga memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi petani.

Program ini menjadi bukti eksistensi Pabrik Gula Subang yang masih berkomitmen dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu diperlukan peran serta masyarakat yang sangat besar dalam suksesnya program kemitraan ini.

Guna memastikan aspek pendanaan, PT PG Rajawali II melakukan sinergi dengan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perbankan sejak 1958.

Peserta program kemitraan nantinya akan mendapatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) tebu senilai maksimal Rp25 juta per hektar untuk setiap masa tanam dengan kisaran luasan yang dapat dikelola sebesar 2-10 hektare.(ysp/man)