Ada Harapan Baru, Enam Kepala Daerah Dilantik Ridwan Kamil

PELANTIKAN: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melantik enam pasang kepala daerah terpilih di Gedung Merdeka, Bandung, Kamis (20/9). Ia berharap selama lima tahun ke depan tidak ada lagi kepala daerah di Jabar yang terjerat hukum. EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES

BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Muhammad Ridwan Kamil melantik enam Kepala Daerah Bupati Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota hasil pemilihan kepala daerah serentak di provinsi Jawa Barat tahun 2018 di Gedung Merdeka, Bandung, Kamis (20/9).

Termasuk Bupati Bandung Barat H Aa Umbara Sutisna dan Wakil Bupati Hengki Kurniawan serta Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dan Wakil Bupati H Aming.

Empat kepala daerah lainnya yang juga turut dilantik pada kesempatan tersebut yaitu Bupati dan Wakil Bupati Sumedang, Walikota dan Wakil Walikota Bekasi, Sukabumi dan Bandung.
Dalam sambutannya Gubernur Jawa Barat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat, TNI POLRI yang telah melaksanakan pemilihan umum dengan tertib lancar dan aman. “Inilah semangat masyarakat Jawa Barat yang mencintai tanah pasundan yang sudah sadar demokrasi dan harus kita hargai,” jelasnya.

Kang Emil sapaan akrab gubernur, menitipkan pesan kepada kepala daerah yang baru agar menjadi pemimpin yang dicintai masyarakat.

“Jadilah pemimpin yang mencintai rakyat. Jadilah pemimpin yang melayani rakyat bukan yang dilayani oleh rakyat. Jadilah pemimpin yang membawa kepemimpinan dari sistem didalamnya penuh dengan integritas kami berharap lima tahun kedepan tidak ada lagi kepala Kepala Daerah yang harus berurusan dengan urusan hukum. Saya akan mengingatkan kita semua untuk saling menjaga diri dari segala hal hal yang akan menjerumuskan,” pesannya.

Sementara itu, pasca pelantikan ini Bupati Bandung Barat, H. Aa Umbara Sutisna mengajak jajaran pemerintahan Kabupaten Bandung Barat untuk “lumpat” dengan meningkatkan kinerja dan pelayanan pada masyarakat.

“Saya ingin jajaran Pemkab untuk lebih meningkatkan kinerja sehingga bisa meraih berbagai target yang telah ditentukan. Bandung Barat hayu urang lumpat,” serunya.

Dengan adanya bupati dan wakil bupati baru, ada harapan baru dari masyarakat untuk Bandung Barat yang lebih baik, Aas Mohamad Asor, pengurus APDESi Bandung Barat berharap adanya perubahan pada birokrat KBB yang disiplin, tanggungjawab & bersih, adanya pembangunan yang merata dan lebih maju serta adanya peningkatan kesejahteraan kepala desa dan perangkat desa.

“Selain itu adanya dukungan anggaran dan program pembangunan desa yang terus ditingkatka, adanya stimulan RT & RW ditingkatkan, Penganggaran untuk stimulan LPMD, TP PKK Desa, MUI, Kader Posyandu RW, Pelayanan pembuatan administrasi kependudukan agar lebih ditertibkan dan Paling utama semoga pembangunan makin maju dan masyarakat makin sejahtera,” ujar Kepala Desa Cilame itu.

Budayawan Bandung Barat Abah Jefri mengatakan, dengan adanya bupati terpilih berharap adanya perhatian khusis terhadap seni dan budaya.

“Saya berharap bupati baru dapat mengetuk para pengusaha yang berada di wilayah KBB agar ada kepedulian serta ikut melestarikan seni budaya. Khususnya para pengusaha wisata di KBB dapat mengapresiasi kesenian untuk menjadi industri pariwisata,”katanya.

Tokoh pemuda Kecamatan Parongpong Dendy Rustiyana yang biasa dipanggil Jejen, mengaku dengan adanya bupati dan wakil bupati baru ada harapan baru untuk kemajuan kegiatan kepemudaan di Bandung Barat, menurutnya, Aa Umbara sebagai bupati baru diyakini akan memperhatikan pemuda dan melibatkan pemuda dalam membangun KBB.

“Kami ucapkan selamat atas pelantikan Aa Umbara sebagai bupati dan Hengki Kurniawan sebagai Wakilnya, Harapan kedepan mudah-mudahanan generasi muda di Bandung Barat tidak lagi menjadi masyarakat nomer dua yang hanya bisa mengejar prestasi dalam olahraga saja, akan tetapi harus mampu bersaing dengan para senior selama generasi muda bisa memperlihatkan prestasi terbaiknya di segala bidang,”ujar Jejen.(eko/man)