Mahasiswa KKN Unsika Deklarasi Palinggihan Bersih dan Tanam Pohon

TANAM POHON: Sejumlah mahasiswa Unsika melakukan aksi tanam seribu pohon mahoni di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Desa Segaran Kecamatan Batujaya. USEP SAPULOH/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), mengajak masyarakat di Desa Palinggihan Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta, untuk mengikuti kegiatan gerak jalan pungut sampah, Ahad (14/7). Kegiatan yang berpusat di Aula Desa Palinggihan ini dibuka langsung oleh Bendahara Desa Palinggihan Ella Nurlaela, yang hadir mewakili Kepala Desa Palinggihan Kusyadi. Ikut hadir dalam kegiatan tersebut dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat Serda Mustajab.

OPSIH: Mahasiswa KKN Unsika mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan gerak jalan pungut sampah.
ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSRES

Koordinator Mahasiswa KKN Desa Palinggihan, Bagas mengatakan, melalui kegiatan tersebut pihaknya ingin mengajak warga Desa Palinggihan bisa semakin tertib dan cinta akan lingkungannya sendiri. “Dimulai dari hal kecil, yakni membiasakan buang sampah ke tempatnya. Alhamdulillah warga sangat antusias, bahkan nyaris seluruhnya ikut gerak jalan pungut sampah yang kami gelar,” kata Bagas.

Mahasiswa yang juga menjadi penanggung jawab acara ini menyebutkan, dirinya tak segan untuk terus menerus mengundang warga agar ikut terlibat dalam agenda gerak jalan tersebut. “Yang penting pesannya bisa tersampaikan kepada seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sebelum gerak jalan pungut sampah dimulai, kegiatan ini diawali dengan senam pagi bersama guna membakar semangat dan juga membuat tubuh lebih bugar. Senam yang dipilih adalah Gemu Fa Mi Re, sontak tanpa aba-aba masyarakat langsung antusias mengikuti senam khas Maumere dengan ritme cepat itu.

Yang tak kalah istimewa, mahasiswa juga membagikan capitan khusus terbuat dari bambu, tujuannya agar anak-anak yang terlibat tidak memungut sampah secara langsung, melainkan dengan menggunakan capitan itu. “Gerak jalan tersebut dimulai dari Aula Kantor Desa Palinggihan sampai ke Jalan Raya Cibogo, Desa Palinggihan hingga ke Perbatasan Desa Cibogo Hilir, lalu kembali lagi ke kantor desa,” katanya.

Kegiatan tersebut juga mendapatkan respons yang cukup baik dari Babinsa Palinggihan, Mustajab. “Apresiasi dan ucapan terimakasih saya sampaikan, khususnya untuk para mahasiswa yang sudah menggerakkan para warga agar peduli lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan “Deklarasi Palinggihan Bersih” yang ditandai dengan membubuhi cap tangan di atas kain putih yang dilakukan oleh para apartur desa dan RT/RW setempat.

BACA JUGA:  4.800 Pasangan Menikah Memilih Bercerai di Tahun 2018

Sementara di Kabupaten Karawang, sejumlah mahasiswa Unsika melakukan aksi tanam seribu pohon mahoni di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Desa Segaran Kecamatan Batujaya. Hal itu dilakukan untuk mendorong program Citarum Harum yang digagas pemerintah melalui Perpres nomor 15 tahun 2018.